Pemuda Hilang di Kawasan Pegunungan, Ternyata Sudah Kembali ke Rumah
Pada awalnya, kasus yang melibatkan seorang pemuda bernama Andrian menimbulkan kekhawatiran besar bagi tim penyelamat. Kejadian ini terjadi di kawasan wisata Cagar Alam Pantai Pangandaran, yang menjadi tempat kunjungan wisatawan. Andrian dan rombongan temannya menjadi perhatian utama karena dilaporkan hilang di area tersebut.
Awal Laporan Orang Hilang
Andrian (24), asal Tangerang, bersama tiga temannya yaitu Luki Evansyah (18), Desi Winingsih (21), dan Fitri Handayani (26), datang ke kawasan wisata Cagar Alam Pantai Pangandaran. Mereka tiba menggunakan dua sepeda motor sekitar pukul 13.30 WIB. Dari Pantai Barat, mereka menyeberang menggunakan perahu menuju objek wisata Pasir Putih. Sekitar pukul 16.00 WIB, mereka memutuskan untuk kembali ke area Pantai Barat.
Setelah sampai di area parkir dan beristirahat, Andrian mendadak berjalan ke arah kawasan Cagar Alam sambil mengajak salah satu temannya, Luki. Fitri dan Desi yang berada di belakang sempat meminta keduanya untuk segera pulang. Namun, Andrian menolak dengan tegas, “Lo siapa ngatur-ngatur gua.” Tak lama setelah itu, keberadaan Andrian tak lagi terlihat oleh rekan-rekannya.
Upaya Pencarian yang Intensif
Seorang pedagang yang berjualan di sekitar lokasi sempat mengatakan bahwa dirinya melihat Andrian melangkah masuk ke dalam kawasan Cagar Alam. Kekhawatiran pun muncul karena hari sudah mulai gelap dan tidak ada kabar darinya. Ketiga temannya kemudian melapor kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Sat Polairud Polres Pangandaran.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polair, Perhutani, dan BKSDA segera dikerahkan untuk melakukan pencarian. Upaya tersebut berlangsung intens hingga pukul 23.00 WIB sebelum akhirnya dihentikan sementara karena hujan deras mengguyur area pencarian.
Kejadian yang Mengejutkan
Kejadian itu sempat menarik perhatian publik setelah video dan informasi pencarian menyebar luas di media sosial. Namun, keesokan paginya, suasana berubah total. Petugas mendapat kabar tak terduga bahwa Andrian ternyata telah berada di rumahnya di Tangerang.
Berdasarkan informasi, ia meninggalkan kawasan wisata tanpa memberi tahu rekan-rekannya dan sempat meminta bantuan warga sekitar untuk diantar ke agen travel sebelum pulang ke rumah. “Berkat kesigapan anggota, kami memastikan bahwa orang yang dilaporkan hilang itu sudah berada di rumahnya dalam keadaan selamat,” ujar Iptu Anang Tri melalui pesan WhatsApp.
Koordinator Basarnas Kabupaten Pangandaran pun menyatakan pencarian resmi dihentikan pada Selasa pagi di halaman kantor BKSDA Pantai Timur Pangandaran.
Reaksi dari Rekan dan Keluarga
Fitri Handayani, salah satu rekan Andrian, mengaku sempat panik dan takut akan kemungkinan terburuk mengingat Andrian adalah pendatang dari luar daerah. “Saya juga kaget waktu petugas bilang dia sudah di rumah. Padahal handphone-nya masih ada di saya,” ucapnya di kawasan Pantai Barat Pangandaran.
Tak lama kemudian, beredar video klarifikasi dari pihak keluarga Andrian. Dalam video tersebut, orang tua Andrian menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang telah berupaya membantu pencarian dan terlibat dalam proses penyelamatan.
Situasi Kembali Tenang
Kini, situasi telah kembali tenang. Andrian berada di rumahnya di Tangerang dalam kondisi baik. Pihak keluarga pun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim gabungan atas kesigapan dan kepedulian mereka selama proses pencarian berlangsung.



