JAKARTA, Reformasi.co.id—
Artis Tengku Dewi menegaskan bahwa hubungannya dengan mantan suaminya, Andrew Andika, tetap baik. Hal ini terutama terkait dengan urusan pengasuhan anak-anak mereka.
Dewi menyatakan bahwa tidak pernah ada pembatasan dalam komunikasi maupun pertemuan antara Andrew dan anak-anaknya. Ia mengatakan bahwa hubungan tersebut tetap lancar dan saling mendukung.
“Baik (hubungannya). Tadi malam juga baru ketemu. Aku sama sekali enggak ada pembatasan,” ujar Tengku Dewi di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (1/12/2025).
Menurut informasi yang diberikan oleh Dewi, Andrew masih sering bertemu dengan anak-anak tanpa adanya hambatan. Ia menjelaskan bahwa ia tidak pernah membatasi kehadiran ayah dari anak-anaknya.
“Masih. Aku enggak ngebatasin sama sekali,” katanya.
Tengku Dewi menekankan bahwa kepentingan anak adalah prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil. Ia menegaskan bahwa jika Andrew ingin mengajak anak-anak untuk berjumpa atau melakukan aktivitas bersama, ia akan memberikan izin tanpa batasan apapun.
“Kalau papanya mau ngajak ketemu, ya aku kasih. Mau ngajak jalan, ya aku kasih. Enggak ada dibatasin sama sekali,” lanjut Dewi.
Mengenai laporan sebelumnya yang menyebutkan dugaan kelalaian dalam pemberian nafkah anak, Dewi menyatakan bahwa hal tersebut sudah dalam proses hukum. Ia menegaskan bahwa masalah ini tidak memengaruhi hubungan antara ayah dan anak.
“Itu sudah berproses. Kita juga sudah baik-baik. Biar hukum aja yang berjalan,” ujarnya.
Tengku Dewi dan Andrew Andika resmi bercerai pada 18 Desember 2024 melalui putusan Pengadilan Agama Cibinong, yang mengabulkan gugatan cerai Tengku Dewi.
Proses Perceraian dan Dampaknya
Perceraian antara Tengku Dewi dan Andrew Andika dilakukan secara resmi melalui pengadilan. Putusan ini menjadi langkah akhir dari hubungan yang sebelumnya sempat dipenuhi dengan konflik dan perdebatan. Meskipun demikian, kedua pihak sepakat untuk menjaga hubungan yang baik terutama dalam hal pengasuhan anak.
Beberapa isu yang muncul selama masa perceraian, seperti dugaan kelalaian nafkah, telah ditangani secara hukum. Tengku Dewi menjelaskan bahwa semua masalah tersebut sedang dalam proses penyelesaian dan tidak memengaruhi kesejahteraan anak-anak.
Fokus pada Kepentingan Anak
Dalam wawancara tersebut, Tengku Dewi menunjukkan komitmennya untuk menjaga hubungan yang harmonis antara anak-anak dan ayah mereka. Ia menegaskan bahwa kepentingan anak adalah prioritas utama dalam segala tindakan yang diambil.
- Ia menolak segala bentuk pembatasan dalam interaksi antara Andrew dan anak-anaknya.
- Ia memastikan bahwa anak-anak tetap bisa merasakan kehadiran ayah mereka.
- Ia juga berkomitmen untuk menjaga keharmonisan hubungan antara ayah dan anak meskipun keduanya sudah bercerai.
Peran Hukum dalam Penyelesaian Masalah
Meskipun Tengku Dewi menegaskan bahwa hubungan antara Andrew dan anak-anaknya tetap baik, ia juga menyatakan bahwa semua isu yang muncul telah diangkat melalui jalur hukum.
- Proses hukum sedang berlangsung untuk menyelesaikan dugaan kelalaian nafkah.
- Tengku Dewi menyerahkan sepenuhnya kepada sistem hukum untuk menentukan hasilnya.
- Ia memastikan bahwa semua keputusan diambil dengan pertimbangan yang matang dan sesuai aturan.
Kesimpulan
Tengku Dewi dan Andrew Andika, meskipun telah bercerai, tetap menjaga hubungan yang baik terutama dalam hal pengasuhan anak. Ia menegaskan bahwa kepentingan anak adalah prioritas utama, sehingga tidak ada pembatasan dalam interaksi antara ayah dan anak. Semua masalah yang muncul telah diangkat melalui proses hukum, dan Tengku Dewi percaya bahwa sistem hukum akan menyelesaikan segala hal dengan adil.



