Nadiem Makarim Kembali ke Rutan Setelah Dirawat di Rumah Sakit
Nadiem Makarim, tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2019–2022, kembali ke rumah tahanan negara (rutan) pada Rabu 8 Oktober 2025. Ia sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit dan telah selesai menjalani rawat inap.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna mengonfirmasi bahwa Nadiem telah kembali ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan setelah mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh dokter. Surat keterangan dari dokter dan tenaga medis menyatakan bahwa kondisi kesehatannya sudah membaik dan siap untuk menjalani penahanan berikutnya.
Nadiem sempat menjalani bantaran (penangguhan masa penahanan) di sebuah rumah sakit pemerintah setelah menjalani operasi. Meskipun Anang tidak secara detail menjelaskan penyakit yang diderita Nadiem, ia menyampaikan bahwa Nadiem dioperasi karena sakit ambeien.
Daftar Tersangka dalam Kasus Korupsi Pengadaan Laptop
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek pada periode tahun 2019–2022. Berikut adalah daftar lengkap para tersangka:
- JT (Jurist Tan) – Staf Khusus Mendikbudristek tahun 2020–2024.
- BAM (Ibrahim Arief) – Mantan konsultan teknologi di Kemendikbudristek.
- SW (Sri Wahyuningsih) – Direktur SD Direktorat PAUD Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Tahun 2020–2021, sekaligus kuasa pengguna anggaran di lingkungan Direktorat Sekolah Dasar pada tahun anggaran 2020–2021.
- MUL (Mulyatsyah) – Direktur SMP Direktorat PAUD Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Tahun 2020–2021, sekaligus kuasa pengguna anggaran di lingkungan Direktorat Sekolah Menengah Pertama tahun anggaran 2020–2021.
- Nadiem Makarim – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek).
Proses Penyidikan dan Penahanan
Proses penyidikan terhadap kasus ini dilakukan dengan melibatkan beberapa lembaga dan instansi terkait. Para tersangka ditetapkan setelah dilakukan pemeriksaan dan analisis terhadap dokumen-dokumen serta bukti-bukti yang terkait dengan pengadaan laptop Chromebook selama periode tersebut.
Penahanan terhadap Nadiem Makarim dilakukan setelah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh dokter. Hal ini dilakukan agar proses hukum dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu kesehatan tersangka. Sebelumnya, Nadiem sempat menjalani bantaran di rumah sakit setelah menjalani operasi.
Peran dan Tanggung Jawab Tersangka
Setiap tersangka memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing dalam kasus ini. Beberapa dari mereka bertanggung jawab atas pengambilan keputusan, pengadaan barang, dan pengelolaan anggaran. Dalam kasus ini, pengadaan laptop Chromebook menjadi fokus utama karena adanya indikasi dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran dan proses pengadaan.
Para tersangka akan terus diproses sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Kejagung juga akan terus melakukan koordinasi dengan lembaga-lembaga lain untuk memastikan keadilan dalam proses hukum ini.
