Operasi Pemberantasan Premanisme di Cileunyi Berhasil Tangkap 21 Orang
Pada hari Selasa, 30 September 2025, Satuan Tugas Pemberantasan Premanisme melakukan operasi pembersihan di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Dalam operasi tersebut, sebanyak 21 orang yang diduga kuat terlibat dalam kegiatan yang meresahkan masyarakat berhasil ditangkap. Mereka terdiri dari pelaku parkir liar dan mata elang (matel) yang sering kali menjadi sumber ketidaknyamanan bagi warga setempat.
Operasi ini dilaksanakan di Pos Laka Lantas Cileunyi dan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Bandung, Komisaris Aep Suhendi serta Kapolsek Cileunyi, Ajun Komisaris Anggy Prasetiyo. Tim gabungan yang terlibat mencakup berbagai satuan seperti Polda Jabar, Satreskrim, Satnarkoba, Satlantas, Samapta, Satpol PP, dan Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Semua pihak bekerja sama untuk mengamankan titik-titik rawan yang sering menjadi tempat aktivitas ilegal.
Dalam konfirmasi yang diberikan, Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa total 21 orang berhasil ditangkap dalam operasi ini. Rinciannya, 17 orang merupakan pelaku parkir liar, sedangkan 4 orang lainnya adalah mata elang yang kerap menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Menurut informasi yang diperoleh, keempat pelaku matel langsung dibawa ke Mapolsek Cileunyi untuk menjalani pemeriksaan intensif. Sementara itu, belasan juru parkir liar yang tertangkap diberikan pembinaan langsung di lokasi sebelum mereka didata secara lengkap. Proses ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku agar tidak mengulangi perbuatan yang tidak sesuai aturan.
Tujuan Operasi dan Dampak yang Diharapkan
Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah dan aparat kepolisian untuk membersihkan lingkungan dari aktivitas yang tidak sah dan meresahkan. Dengan menangkap pelaku parkir liar dan mata elang, diharapkan dapat menurunkan tingkat keresahan masyarakat serta memastikan keamanan dan kenyamanan di wilayah Cileunyi.
Selain itu, operasi ini juga menjadi bentuk komitmen pihak berwenang dalam menjaga tata kelola kota yang lebih baik. Dengan adanya pembinaan terhadap pelaku parkir liar, diharapkan mereka dapat lebih sadar akan aturan yang berlaku dan berperilaku lebih baik di masa depan.
Peran Masyarakat dalam Mendukung Operasi
Masyarakat setempat menyambut positif langkah yang diambil oleh aparat kepolisian. Banyak warga yang merasa lega karena akhirnya ada tindakan nyata yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang selama ini mereka alami. Keberhasilan operasi ini juga menjadi contoh bahwa partisipasi masyarakat dalam melaporkan aktivitas ilegal sangat penting dalam mendukung upaya penegakan hukum.
Dengan adanya tindakan tegas terhadap pelaku premanisme, diharapkan bisa memberikan efek jera dan mencegah tindakan serupa di masa depan. Selain itu, keberhasilan operasi ini juga menjadi motivasi bagi aparat kepolisian dan instansi terkait untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum.



