Wednesday, December 6, 2023
spot_img
NasionalPanglima TNI: 1 Prajurit Gugur, 4 Hilang Akibat Serangan KKB di Nduga...

Panglima TNI: 1 Prajurit Gugur, 4 Hilang Akibat Serangan KKB di Nduga Papua

Jakarta – Jumlah prajurit TNI yang tewas dalam serangan Kelompok Kriminal Bersenjata di Nduga, Papua berjumlah 1 orang. Sementara 4 prajurit lainnya masih belum ditemukan.

Hal tersebut diungkapkan Panglima TNI Jenderal Yudo Margono dalam rekaman konferensi pers pada Selasa (18/4/2023) terkait tragedi penyerangan oleh KKB di Nduga Papua.

“Saya sudah mendapatkan data yang sangat akurat,” kata Yudo.

Yudo langsung berangkat ke Papua untuk mendapatkan data yang akurat terkait penyerangan KKB akhir pekan kemarin, dan dampaknya pada satuan tugas Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM mengaku telah menembak mati 9 prajurit TNI.

Mereka mengaku bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Namun klaim ini berbeda dengan pernyataan dari Panglima TNI.

Yudo mengaku telah mengumpulkan data dan informasi langsung dari lapangan. Dia mengatakan satuan tugas yang diserang KKB itu awalnya berjumlah 36 orang.

Mereka diserang ketika melakukan patroli untuk mencari keberadaan pilot Susi Air, Philip Mark Marthens yang disandera KKB sejak Februari lalu.

Saat melakukan patroli itu, kata Yudo, satgas diserang oleh KKB hingga terjadi baku tembak. Akibat baku tembak ini, kata dia, seorang prajurit bernama Pratu Miftahul Ulum tewas tertembak.

Tubuh Miftahul Ulum jatuh ke dalam jurang sedalam 15 meter. Menurut Yudo, upaya evakuasi terhadap jenazah masih terkendala oleh cuaca.

Yudo menambahkan serangan itu juga menyebabkan 4 prajurit lainnya terluka. Keempat prajurit tersebut telah dievakuasi dan mereka dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.

Namun Yudo juga menerangkan ada 4 prajurit lainnya yang belum terkonfirmasi keberadaannya.

“Jadi yang kemarin simpang siur sudah menjadi jelas,” katanya.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini