Monday, April 15, 2024
DaerahPertamina RU VI Raih 5 Penghargaan dari First Indonesia Magazine

Pertamina RU VI Raih 5 Penghargaan dari First Indonesia Magazine

Sekbernews.id – Komitmen PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) kembali diakui dalam ajang bergengsi Indonesia CSR Excellence Award (ICEA) 2024 yang diselenggarakan oleh First Indonesia Magazine.

Dalam acara yang digelar di Hotel Salak The Heritage, Bogor pada Rabu (20/4/2024), Kilang Pertamina Balongan berhasil memborong 5 penghargaan terkemuka.

Empat di antaranya diberikan kepada perusahaan itu sendiri, yaitu The Best CSR in Disaster Management, The Best CSR in Mitigating Disaster Excellence Community Program, serta The Best Workplace Environment.

Sementara satu penghargaan lagi diraih oleh General Manager PT KPI RU VI Balongan, Sugeng Firmanto, sebagai The Best Leadership Focus on CSR.

Penghargaan ICEA 2024 tersebut diterima oleh Yudi Ardhana, Manager Maintenance Execution RU VI, yang mewakili General Manager PT KPI RU VI Sugeng Firmanto.

Yudi Ardhana mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Kilang Pertamina Balongan tidak hanya mengutamakan produksi bahan bakar minyak (BBM) dan profit, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, menjaga hubungan sosial yang harmonis dengan lingkungan sekitar, serta melakukan upaya pelestarian alam secara berkelanjutan.

“Komitmen kami adalah memastikan bahwa keberadaan Kilang Balongan selalu memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah sekitarnya,” ungkap Yudi.

Area Manager Communication, Relation, and CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, menjelaskan bahwa salah satu program CSR yang mendukung penganugerahan ini adalah Program Pemuda Tangguh Bencana (PETA).

Program ini ditujukan untuk pemuda sekitar Kilang Balongan dengan menggelar kegiatan seperti Emergency Drill yang melibatkan masyarakat, Camp Relawan yang rutin dilaksanakan setiap bulan K3, serta pembentukan Tim Tanggap Bencana dari unsur pekerja yang siap diterjunkan ke lokasi bencana dengan kerjasama stakeholder terkait.

“Melalui Program PETA dan Camp Relawan, kami memberikan sosialisasi dan pelatihan tanggap bencana kepada masyarakat, mulai dari mengenali tanda bahaya, jalur evakuasi, hingga pelatihan dasar sebagai relawan bencana,” jelas Zulkifli.

Lebih lanjut, Zulkifli menyebut bahwa Kilang Pertamina Balongan telah menyelenggarakan kegiatan Camp Relawan sebanyak 2 kali dalam 2 tahun terakhir, dengan melibatkan anggota PETA untuk mendapatkan pendidikan mengenai evakuasi dan pertolongan kepada korban bencana dari berbagai pihak terkait, termasuk Basarnas, BPBD, PMI, dan organisasi sukarelawan lainnya.

Program-program seperti FOKSI dan Wiralodra juga dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan keselamatan pekerja industri serta pengendalian sampah lingkungan pesisir.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini