Monday, April 15, 2024
DaerahPertamina RU VI Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Perdoki

Pertamina RU VI Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Perdoki

Indramayu – Tim Health dari Fungsi HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan berhasil memperoleh prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan pada Indonesian Occupational Medicine Update (IOMU) 2024.

Acara yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI) pada 1-3 Maret 2024 ini menjadi panggung bagi penampilan cemerlang tim HSSE PT KPI Balongan.

Penghargaan pertama diraih oleh Psikolog Health Pertamina RU VI, Vera Ratna Pratiwi, dalam kategori Favorite Presentation. Vera meraih prestasi ini melalui presentasinya yang berjudul “Bullying, Work Stress, and Gender Differences”. Presentasi ini mengupas tuntas tentang dampak bullying dan stres kerja serta perbedaan gender dalam konteks lingkungan kerja.

Selain itu, tim HSSE PT KPI Balongan juga berhasil meraih juara 2 dalam Poster Competition. Penghargaan ini diberikan kepada dr. Ramano Untoro Putro atas karyanya berjudul “Improving the Fitness of Firefighters at PT KPI RU VI Balongan Through the FWB (Fit With Basarnas) Program Intervention”.

Dr. Ramano menjelaskan bahwa program ini merupakan kolaborasi antara Emergency Insurance – HSSE RU VI Balongan dengan Basarnas. Melalui program ini, terjadi peningkatan kebugaran pada Tim Pemadam atau Firefighter di RU VI Balongan.

Pertamina RU VI Balongan, sebagai industri migas, memiliki komitmen tinggi terhadap kesehatan dan kebugaran para pekerja. Dr. Ramano menyampaikan bahwa berbagai program seperti Program Wellness, Fit To Work, Manajemen Stress, dan Pengaturan Gizi secara rutin dijalankan.

Hal ini penting mengingat risiko tinggi yang dimiliki oleh pekerja di kilang, yang membutuhkan pemeliharaan kebugaran dan kesehatan untuk meningkatkan produktivitas serta menghindari kecelakaan kerja.

“Program FWB (Fit With Basarnas) ini berhasil meningkatkan kebugaran, terutama pada Tim Pemadam atau Firefighter di RU VI. Kerjasama dengan Basarnas membuktikan keberhasilan program ini dalam memastikan kesehatan dan keselamatan para pekerja di lingkungan kerja yang berisiko tinggi,” tambah dr. Ramano.

Selain fokus pada peningkatan kebugaran, Kilang Pertamina Balongan juga menjalankan program pencegahan bahaya psikososial seperti stres kerja, fatigue, dan bullying di tempat kerja.

Vera Ratna Pratiwi, selaku Psikolog RU VI dan penerima penghargaan kategori Oral Presentation, menjelaskan bahwa bagian Health RU VI secara aktif melaksanakan kegiatan pencegahan seperti seminar manajemen stres, Focus Group Discussion, dan layanan konseling oleh psikolog. Pengukuran berkala juga dilakukan untuk menentukan tingkat stres dan fatigue pekerja sehingga dapat diambil intervensi yang tepat.

“Bahaya psikososial merupakan ancaman yang tidak terlihat namun memiliki dampak luar biasa jika tidak ditangani dengan tepat. Temuan kami menunjukkan bahwa pekerja yang mengalami bullying memiliki risiko tiga kali lebih besar untuk mengalami stres dibandingkan dengan rekan mereka yang tidak mengalami bullying,” ungkap Vera Ratna Pratiwi.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini