Beranda Berita Profil Ajat Sudrajat, Ketua Apdesi Lebak dan Kades Dua Periode Citorek Tengah

Profil Ajat Sudrajat, Ketua Apdesi Lebak dan Kades Dua Periode Citorek Tengah

0
2

Profil Lengkap Ajat Sudrajat, Ketua Apdesi Kabupaten Lebak

Ajat Sudrajat adalah sosok yang telah menjadi tulang punggung pemerintahan desa di Kabupaten Lebak, Banten. Sebagai Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Lebak, ia menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Latar Belakang Kelahiran dan Pendidikan

Ajat lahir pada tahun 1981 di Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Ia kini menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Citorek Tengah sejak tahun 2015 dan telah menjalani dua periode jabatan hingga saat ini. Selain itu, ia juga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Apdesi Lebak untuk periode 2025-2026.

Dalam hal pendidikan, Ajat merupakan alumni dari SMA Negeri 1 Bayah. Setelah lulus, ia melanjutkan studinya ke perguruan tinggi di salah satu universitas di Bogor dengan mengambil jurusan administrasi. Pendidikannya ini memberikan dasar yang kuat bagi perjalanan karier dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin desa.

Jejak Karier dan Motivasi

Ajat mengatakan bahwa ia mengikuti jejak ayahnya yang dulu pernah menjabat sebagai Kades Citorek Kidul. Sebelum menjadi Kades, ia pernah bekerja sebagai pengusaha tambang. Namun, ia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Kades setelah meminta izin kepada orang tuanya. Tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa dirinya mampu memimpin desa dan melanjutkan perjuangan keluarga.

“Jadi saya minta izin ingin melanjutkan perjuangan orang tua saya. Alhamdulillah diizinkan, dan terpilih jadi Kades Citorek Tengah,” ujarnya dalam sambungan telepon, Minggu (12/4/2026). “Alhamdulillah sekarang sudah dua periode. Artinya masyarakat menilai kinerja saya baik,” tambahnya.

Potensi Ekonomi dan Jumlah Penduduk

Desa Citorek Tengah memiliki luas wilayah sebesar 960 hektar dengan jumlah penduduk berdasarkan hak pilih sebanyak 2.800 jiwa. Potensi ekonomi utama di desa ini adalah pertanian yang mencakup luas 880 hektar. Mayoritas warga desa bekerja sebagai petani, sehingga pertanian menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.

Ajakan untuk Pemuda

Ajat mengajak para pemuda untuk bersama-sama bergotong royong membangun wilayah Citorek. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam segi budaya, potensi ekonomi, serta kreatifitas untuk membangun Citorek lebih maju. Dengan semangat gotong royong, ia yakin bahwa desa dapat berkembang dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Motivasi Hidup

Sebagai seorang Kades, Ajat mengaku ingin memberikan dampak positif bagi masyarakat banyak melalui jabatan yang diemban. Ia percaya bahwa kepemimpinan harus diwujudkan dengan tindakan nyata dan kontribusi yang berkelanjutan. Dengan dedikasi dan semangat yang tinggi, ia berharap dapat menjadi contoh yang baik bagi generasi muda dan masyarakat sekitar.


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini