Profil Mayjen TNI Krido Pramono, Sosok Baru yang Memimpin Kodam VI/Mulawarman
Mayjen TNI Krido Pramono, sosok yang kini menjabat Pangdam VI/Mulawarman, merupakan seorang perwira tinggi TNI yang memiliki latar belakang pendidikan militer yang kuat. Lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1997 ini telah menjalani berbagai tugas strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD). Sebelum menjabat sebagai Pangdam VI/Mulawarman, ia pernah menjabat sebagai Asisten Intelijen Panglima TNI, posisi yang membutuhkan kemampuan analitis dan pengambilan keputusan yang cepat dalam bidang intelijen.
Krido Pramono lahir pada 17 Oktober 1975, sehingga saat ini berusia 50 tahun. Ia telah mengemban berbagai jabatan penting di TNI AD, termasuk Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 611/Awang Long dan Komandan Kodim (Dandim) 1002/Barabai. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Bagian di Sekretariat Militer Presiden (Kabag PPTP Biro PTP Setmilpres) dari tahun 2016 hingga 2019. Pada 2022, ia diamanahkan untuk menjadi Asisten Personel (Aspers) Kodam I/Bukit Barisan, lalu setahun kemudian menjabat sebagai Paban V/Binkar Spersad.
Pada November 2023, Krido Pramono ditugaskan sebagai Wakil Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Darat (Waaspers Kasad) Bidang Pembinaan Personel (Binpers). Selanjutnya, ia menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama pada 2024. Pada masa jabatannya tersebut, ia menunjukkan kemampuan dalam memimpin satuan militer yang luas dan kompleks.
Selain itu, Krido Pramono juga pernah menjabat sebagai Pa Sahli TK III Bidang Hubungan Internasional (Hubint) Panglima TNI. Jabatan ini menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan dalam diplomasi militer serta mampu menjalin kerja sama di tingkat internasional. Dengan kapasitas tersebut, ia akhirnya ditunjuk sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI, sebuah posisi yang sangat penting dalam operasi intelijen TNI.
Jabatan Terbaru sebagai Pangdam VI/Mulawarman
Setelah melalui berbagai penugasan strategis, Krido Pramono akhirnya dipromosikan menjadi Pangdam VI/Mulawarman. Jabatan ini menggantikan Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam VI/Mulawarman. Keputusan promosi ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1448/X/2025 tanggal 30 Oktober 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.
Sebagai Pangdam VI/Mulawarman, Krido Pramono bertugas menjaga wilayah pertahanan darat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Markas Kodam VI/Mulawarman berada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Wilayah yang dipimpin oleh Mayjen TNI Krido Pramono mencakup dua provinsi yang memiliki potensi geografis dan ekonomi yang signifikan.
Proses Mutasi TNI dan Peran KSAD
Mutasi TNI adalah proses perpindahan, rotasi, atau promosi jabatan bagi personel TNI, baik di lingkungan Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), maupun Angkatan Udara (AU). Proses ini dilakukan secara berkala oleh Panglima TNI sebagai bagian dari penyegaran organisasi, pengembangan karier, dan penyesuaian kebutuhan strategis institusi militer.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak telah memimpin serah terima jabatan (Sertijab) enam jenderal yang terkena mutasi TNI terbaru 2025. Acara Sertijab berlangsung di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada Kamis (11/12/2025). Berikut adalah daftar pejabat baru dan lama:
- Pangdam I/BB: Pejabat Lama: Mayjen TNI Rio Firdianto; Pejabat Baru: Mayjen TNI Hendy Antariksa
- Pangdam VI Mulawarman: Pejabat Lama: Mayjen TNI Rudy Rachmat; Pejabat Baru: Mayjen TNI Krido Pramono
- Pangdam XIII/Mdk: Pejabat Lama: Mayjen TNI Suhardi; Pejabat Baru: Mayjen TNI Mirza Agus
- Danseskoad: Pejabat Lama: Mayjen TNI Hendy Antariksa; Pejabat Baru: Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo
- Kadisjasad: Pejabat Lama: Brigjen TNI Dedi Ruswandi; Pejabat Baru: Brigjen TNI Andri Amijaya
- Dandenmabesad: Pejabat Lama: Brigjen TNI M. Aidi; Pejabat Baru: Brigjen TNI I Made Sutia




