Sunday, May 19, 2024
DaerahSegera Pisah, Infrastruktur Indramayu Barat Telah Digenjot dengan Rp15,2 M

Segera Pisah, Infrastruktur Indramayu Barat Telah Digenjot dengan Rp15,2 M

Indramayu – Seiring dengan transisi pemerintahan baru, wacana pemekaran provinsi dan kabupaten di beberapa wilayah Indonesia tengah menjadi topik hangat yang dibicarakan. Kabar terbaru mengindikasikan bahwa Jawa Barat juga turut dalam rencana pemekaran tersebut.

Dilaporkan bahwa pemekaran wilayah akan terjadi di beberapa bagian Jawa Barat. Selain akan menambah provinsi baru, Jawa Barat juga akan memperluas jumlah kabupaten.

Pemekaran ini bukan tanpa alasan. Beberapa kepala daerah menegaskan bahwa pemerataan layanan dari pusat adalah suatu keharusan untuk menghindari kesenjangan serta meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu daerah yang akan mengalami pemekaran adalah Kabupaten Indramayu. Kabupaten ini akan dibagi menjadi dua bagian, dengan pembentukan Kabupaten Indramayu Barat. Keputusan ini telah disetujui oleh Pemerintah Kabupaten setempat.

Beberapa kecamatan yang akan masuk ke dalam wilayah Kabupaten Indramayu Barat termasuk Anjatan, Bongas, Gabuswetan, Gantar, Haurgeulis, Kandanghaur, Kroya, Patrol, Sukra, dan Terisi.

Dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Jawa Barat mencapai 12,13 persen, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap bahwa pemekaran ini akan membawa perubahan signifikan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Demi mewujudkan harapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu telah mengalokasikan dana sebesar Rp 15,2 miliar untuk meningkatkan infrastruktur dan pembangunan di Kabupaten Indramayu Barat.

Langkah ini merupakan bagian dari persiapan menyambut pemekaran Kabupaten Indramayu Barat yang telah diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan persetujuan.

Berikut adalah rincian pembangunan yang direncanakan di Kabupaten Indramayu Barat untuk tahun 2024:

  1. Rekonstruksi Jalan Sumur Bandung, dengan alokasi dana sebesar Rp 1,5 miliar.
  2. Rehabilitasi jalan desa di Haurgeulis, dengan biaya mencapai Rp 1 miliar.
  3. Rekonstruksi jalan Babakan Dampyang hingga Gantar, dengan dana sebesar Rp 4,6 miliar.
  4. Rekonstruksi jalan dari Baleraja hingga Kiarakurung di Kecamatan Gantar, dengan anggaran sebesar Rp 1 miliar.
  5. Rekonstruksi jalan Desa Kertamulya hingga Kertajaya di Kecamatan Bongas, dengan dana sebesar Rp 1 miliar.
  6. Rekonstruksi Jalan Cipedang hingga Jayamulya, dengan alokasi dana mencapai Rp 3,5 miliar.
  7. Rehabilitasi jembatan Sumbon di Kecamatan Kroya, dengan biaya sebesar Rp 2,6 miliar.

Bupati Indramayu menyatakan bahwa masih ada beberapa proyek pembangunan lain yang direncanakan sebagai bagian dari persiapan pemekaran Kabupaten Indramayu Barat. Ia pun mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah untuk memberikan dukungan demi terwujudnya harapan tersebut.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini