Beranda Berita Tari Mamose Meriahkan Perayaan HUT Mamuju Tengah ke-13

Tari Mamose Meriahkan Perayaan HUT Mamuju Tengah ke-13

0
73

Perayaan HUT ke-13 Kabupaten Mamuju Tengah Diwarnai Kekayaan Budaya Daerah

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Mamuju Tengah dihelat dengan penuh semangat dan keramaian. Acara ini digelar di halaman Kantor Bupati, Jl Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Minggu (14/12/2025).

Pembukaan acara dimulai dengan tarian adat Mamose yang menggambarkan kekayaan budaya lokal. Tarian ini menjadi simbol dari warisan suku Tangkou/Topoyo di Budong-Budong, Mamuju Tengah. Tarian Mamose tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai bentuk pengenangan kemenangan perang, permohonan berkah, serta penyatuan masyarakat.

Acara dihadiri oleh seluruh peserta upacara, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Tengah, yang kompak mengenakan pakaian adat berwarna cream dilengkapi songkok recca. Para tamu undangan dan perwakilan masyarakat juga hadir dengan mengenakan pakaian adat khas daerah.

Kemeriahan Acara dengan Nuansa Budaya

Pertunjukan tarian Mamose secara kolosal menjadi puncak perayaan HUT ke-13 ini. Gerakan dinamis dalam tarian ini diiringi oleh syair dan tabuhan gendang. Uniknya, tarian ini telah terpengaruh oleh nilai-nilai Islam, mencerminkan keberagaman budaya yang ada di wilayah ini.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat Junda Maulana, Ketua DPRD Mateng Nirmalasari Aras, Kepala Daerah dari kabupaten tetangga, jajaran Forkompinda, serta perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP), Ormas, dan undangan lainnya. Keberadaan para tokoh ini menunjukkan bahwa perayaan HUT ini tidak hanya menjadi momen kebanggaan lokal, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat.

Komitmen Pemerintah dalam Melestarikan Budaya

Penyelenggaraan upacara dengan nuansa adat yang kental menunjukkan komitmen Pemeruitah Kabupaten Mamuju Tengah dalam melestarikan warisan budaya lokal. Dengan memperkenalkan dan mempertahankan tradisi, pemerintah berupaya menjadikannya sebagai fondasi dalam membangun identitas dan persatuan masyarakat di usia daerah yang ke-13 tahun.

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Mamuju Tengah. Dengan adanya tarian adat, pakaian tradisional, dan simbol-simbol budaya lainnya, masyarakat dapat merasa bangga akan asal-usul mereka.

Pentingnya Melestarikan Budaya Lokal

Budaya adalah bagian tak terpisahkan dari identitas suatu daerah. Dengan melestarikan budaya lokal, masyarakat tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menciptakan rasa percaya diri dan kebanggaan terhadap daerah tempat mereka tinggal. Hal ini sangat penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan bersatu.

Kegiatan seperti perayaan HUT ke-13 ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya. Dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, acara ini berhasil menyebarkan pesan bahwa budaya harus dijaga dan dilestarikan agar bisa dinikmati oleh generasi mendatang.

Kesimpulan

Perayaan HUT ke-13 Kabupaten Mamuju Tengah tidak hanya menjadi momen untuk merayakan usia daerah, tetapi juga menjadi ajang untuk menampilkan kekayaan budaya lokal. Dengan adanya tarian adat Mamose, pakaian tradisional, dan partisipasi aktif masyarakat, acara ini berhasil menciptakan suasana yang penuh kebanggaan dan keharmonisan.


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini