Sunday, May 19, 2024
DaerahTurunkan Angka Stunting, Indramayu Dapat Prioritas Pemerintah Pusat

Turunkan Angka Stunting, Indramayu Dapat Prioritas Pemerintah Pusat

Reformasi.co.id – Keberhasilan Pemkab Indramayu dalam menekan angka stunting terus mendapat respon. Kali ini Pemerintah Pusat lewat Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) siap memprioritaskan kabupaten ini untuk terus menurunkan angka stunting.

Komitmen itu disampaikan oleh Menko PMK, Muhadjir Effendi dalam rapat konsolidasi penurunan angka stunting di wilayah Provinsi Jawa Barat, pada Jum’at (20/1). Pada kesempatan ini Muhadjir mengapresiasi langkah Pemkab Indramayu dalam menurunkan angka stunting.

Pihaknya bakal memberikan bantuan alat-alat kesehatan seperti USG dan antropometri kit, serta program makanan tambahan dan pelatihan kader. Anggaran dan bantuan Pemerintah Pusat ini, tambah Muhadjir, bertujuan untuk bersama-sama menurunkan angka stunting.

“Support anggaran dan bantuan dari pemerintah pusat ini bertujuan untuk menuntaskan penurunan angka stunting hingga dalam waktu yang cepat angka stunting dapat diatasi bersama sama,” ungkap Muhadjir.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BKKBN, Hasti Wardoyo, juga telah mengalokasikan anggaran pendampingan bagi keluarga stunting. Untuk Indramayu, kata Hasto, pihaknya telah mengalokasikan anggaran Rp15 miliar pada tahun 2022 dan terserap sekitar Rp9 miliar.

Menyikapi dukungan Pemerintah Pusat ini, Bupati Indramayu, Nina Agustina, menyatakan penanganan stunting memang harus dilakukan bersama-sama dan bahu-membahu oleh semua stake holder.

“Penurunan angka stunting yang mencapai 14,4 persen harus berkelanjutan sehingga angka stunting di Kabupaten Indramayu dapat turun drastis,” jelas Nina.

Saat ini, Bupati Nina dan jajarannya terus melakukan terobosan guna menurunkan angka stunting. Saat ini pihaknya telah membentuk satgas penurunan angka stunting.

Bupati Nina juga meminta para kepala desa untuk memanfaatkan dana desa dalam penurunan angka stunting. Ia meminta agar kepala desa tidak fokus menggunakan dana desa untuk pembangunan infrastruktur saja.

Hadir dalam rapat konsolidasi penurunan angka stunting bersama Menteri PMK diantaranya Bupati Indramayu Nina Agustina, Kapolres Indramayu AKBP Fahri Siregar, Dandim 0616 Indramayu Letkol ARM Andang Radianto, Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu Adjie Prasetya, Kadisnkes Kabupaten Indramayu Dr Wawan Ridwan, Dirut RSUD Indramayu Dr Deden Boni Koswara, dan Kadiskanla kabupaten Indramayu Edi Umaidi.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

PenulisFaridah

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini