Beranda News Wabup Lumajang Ajak Warga Jaga Keamanan Sendiri, Jangan Hanya Bergantung pada Aparat

Wabup Lumajang Ajak Warga Jaga Keamanan Sendiri, Jangan Hanya Bergantung pada Aparat

0
108

Peran Poskamling dalam Membangun Keamanan Lingkungan

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menekankan pentingnya keamanan lingkungan yang tidak hanya dipegang oleh aparat pemerintah. Ia mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan wilayah melalui poskamling. Menurutnya, sistem keamanan yang efektif harus berasal dari partisipasi langsung masyarakat.

Yudha rutin melakukan patroli malam dan mengunjungi pos-pos kamling di beberapa wilayah seperti Kecamatan Rowokangkung dan Yosowilangun. Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Sekretaris Daerah, Satpol PP, serta perangkat daerah terkait. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa poskamling tetap berfungsi secara optimal dan memberikan rasa aman bagi warga.

Dalam kunjungannya, Yudha meninjau pos ronda di beberapa desa, termasuk Rowokangkung, Sidorejo, Munder, Yosowilangun Lor, Tunjungrejo, Krai, dan Kraton. Selain menyapa petugas ronda, ia juga berdialog langsung dengan warga tentang peran poskamling sebagai pengawas utama dari ancaman kejahatan.

Salah satu contoh nyata adalah warga di Dusun Sentono, Desa Krai. Berkat kewaspadaan masyarakat yang bekerja sama dengan TNI dan Polri, aksi pencurian ternak berhasil digagalkan. Yudha menyebut peristiwa ini sebagai bukti bahwa sistem keamanan warga masih relevan dan efektif.

“Poskamling merupakan simbol kepedulian dan kebersamaan. Ini adalah cerminan gotong royong kita dalam menjaga Lumajang tetap aman. Jika semua peduli dan saling menjaga, maka keamanan akan terbangun dari bawah, dari lingkungan terkecil kita,” ujarnya.

Selain itu, Yudha menilai bahwa keberadaan poskamling tidak hanya bertujuan untuk menangkal pelaku kriminal. Ronda malam juga berperan dalam menjaga kedekatan sosial, mempererat persaudaraan, dan memperkuat silaturahmi antar tetangga.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah memiliki peran dalam memfasilitasi keberadaan poskamling, sementara aparat memberikan perlindungan. Namun, masyarakat tetap menjadi garda depan dalam menjaga keamanan kampung. Kolaborasi antara tiga unsur tersebut diyakini mampu menciptakan sistem keamanan yang tahan lama.

“Kejahatan tidak mengenal waktu, tapi kepedulian bisa membuat kita selalu siaga. Mari kita jadikan ronda malam sebagai budaya kolektif, bukan sekadar rutinitas. Dengan semangat guyub rukun, Lumajang akan semakin kuat dan tenteram,” tegas Yudha.

Manfaat Poskamling bagi Masyarakat

Poskamling tidak hanya menjadi alat pencegahan kejahatan, tetapi juga menjadi sarana interaksi sosial yang positif antara warga. Dengan adanya poskamling, masyarakat lebih mudah saling mengenal dan membangun hubungan yang harmonis.

Selain itu, poskamling juga dapat menjadi tempat untuk berbagi informasi penting dan mengatasi masalah kecil sebelum menjadi besar. Misalnya, jika ada tanda-tanda kecurigaan atau aktivitas mencurigakan, warga dapat segera melaporkan kepada petugas ronda.

Pentingnya poskamling juga terletak pada kemampuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Dengan begitu, setiap individu merasa memiliki peran dalam menjaga keamanan wilayahnya sendiri.

Yudha menegaskan bahwa keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi juga masyarakat. Dengan kerja sama dan komitmen dari semua pihak, keamanan dapat tercapai secara berkelanjutan.

Kesimpulan

Poskamling menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Melalui partisipasi aktif masyarakat, poskamling mampu memberikan rasa aman dan memperkuat ikatan sosial. Dengan dukungan dari pemerintah dan aparat, sistem keamanan yang berbasis masyarakat dapat terwujud. Yudha berharap, kegiatan ronda malam dapat menjadi budaya yang diterima oleh seluruh warga Lumajang, sehingga keamanan dan ketertiban dapat terjaga secara bersama-sama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini