Sunday, May 19, 2024
Pendidikan12 Juli Hari Koperasi, Begini Sejarahnya

12 Juli Hari Koperasi, Begini Sejarahnya

Reformasi.co.id Setiap tanggal 12 Juli diperingati sebagai Hari Koperasi di Indonesia. Koperasi merupakan sebuah organisasi yang cukup tua dan masif berdiri di Indonesia.

Lantas seperti apa sejarah berdirinya koperasi di Indonesia, dan mengapa Hari Koperasi diperingati setiap tanggal 12 Juli?

Pengertian Koperasi

Koperasi adalah suatu bentuk organisasi ekonomi yang berlandaskan pada prinsip kesetaraan, partisipasi aktif, serta kemandirian anggota-anggotanya.

Dalam koperasi, anggota-anggota secara bersama-sama mengelola usaha dengan tujuan memperoleh manfaat ekonomi dan sosial yang sebesar-besarnya. Koperasi merupakan wadah bagi individu-individu yang memiliki kesamaan kepentingan untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Sejarah Koperasi

Sejarah koperasi di Indonesia dapat ditelusuri kembali ke masa penjajahan Belanda. Pada awal abad ke-20, Belanda memperkenalkan konsep koperasi sebagai sarana untuk mengatasi masalah kemiskinan dan keterbelakangan di kalangan masyarakat pribumi.

Pada tahun 1908, didirikanlah koperasi pertama di Indonesia yang dikenal dengan nama “De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank” di kota Purwokerto, Jawa Tengah.

Namun, perkembangan koperasi di Indonesia baru benar-benar meningkat setelah kemerdekaan pada tahun 1945. Pada masa itu, pemerintah Indonesia menganggap koperasi sebagai salah satu instrumen penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

Pada tahun 1947, dibentuklah Badan Kredit Koperasi (BKK) yang bertugas menyediakan dana dan bimbingan teknis bagi koperasi-koperasi di seluruh Indonesia.

Pada tahun 1967, pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Dasar Pokok Koperasi yang mengatur tentang prinsip-prinsip dasar dan pengelolaan koperasi.

Undang-Undang ini memberikan dasar hukum yang kuat bagi perkembangan koperasi di Indonesia. Sejak itu, koperasi menjadi semakin terorganisir dan terstruktur dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Perkembangan Koperasi

Setelah diberlakukannya Undang-Undang Dasar Pokok Koperasi, koperasi di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat. Banyak jenis koperasi bermunculan di berbagai sektor, seperti koperasi simpan pinjam, koperasi konsumen, koperasi produsen, dan koperasi serba usaha.

Koperasi-koperasi ini berperan dalam membantu anggotanya memperoleh kesejahteraan ekonomi, meningkatkan keterampilan, serta memberikan akses terhadap sumber daya yang lebih besar.

Pada tahun 1971, pemerintah Indonesia membentuk Kementerian Koperasi yang bertugas mengawasi, mengembangkan, dan memajukan koperasi di Indonesia.

Kementerian Koperasi menjadi lembaga yang penting dalam membantu meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi dan memberikan dukungan dalam hal pendanaan, pelatihan, dan promosi koperasi.

Di era modern ini, koperasi di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Koperasi tidak hanya berperan dalam sektor ekonomi, tetapi juga dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Koperasi-koperasi yang ada saat ini menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian Indonesia, dengan memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kesenjangan sosial.

Dalam rangka memperingati pentingnya peran koperasi, tanggal 12 Juli ditetapkan sebagai Hari Koperasi Nasional di Indonesia. Hari ini dijadikan momen untuk menghargai dan merayakan kontribusi koperasi dalam membangun perekonomian dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Sejarah koperasi di Indonesia telah menunjukkan betapa pentingnya peran koperasi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi dan sosial. Melalui prinsip-prinsip kesetaraan dan partisipasi aktif, koperasi terus menjadi sarana bagi masyarakat untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini