Saturday, July 20, 2024
Daerah85 Mahasiswa UNDIP Belajar Operasional Kilang ke Pertamina Balongan

85 Mahasiswa UNDIP Belajar Operasional Kilang ke Pertamina Balongan

Indramayu – Sebanyak 85 mahasiswa Teknik Kimia Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang melakukan kunjungan industri ke Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit VI Balongan, sebagai bagian dari program pembelajaran mereka.

Kunjungan yang berlangsung pada Selasa ini bertujuan untuk memberikan wawasan praktis tentang pengolahan minyak mentah menjadi bahan bakar minyak (BBM) berkualitas tinggi sesuai standar nasional dan internasional.

Manager Produksi II PT KPI RU VI Balongan, Muhammad Taufiq Ridho, menyambut baik kedatangan rombongan mahasiswa. Ia mewakili General Manager Sugeng Firmanto, menekankan pentingnya Kilang Balongan yang memiliki kapasitas pengolahan 150 ribu barel per hari untuk memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri.

Taufiq juga menyampaikan bahwa Kilang Balongan sedang mempersiapkan Start Up pasca kegiatan perawatan untuk menjaga kehandalan operasional.

Taufiq Ridho mengungkapkan harapannya agar kunjungan ini dapat memotivasi mahasiswa untuk meraih aspirasi mereka, termasuk bergabung dengan Pertamina di masa depan.

Beliau juga menambahkan bahwa banyak alumni Teknik Kimia UNDIP telah bergabung dengan Pertamina, termasuk di Kilang Balongan.

Dari sisi akademis, Prof. Tutuk Djoko Kusworo, dosen pendamping mahasiswa, menilai kunjungan ini sebagai langkah awal pengenalan industri kepada mahasiswa sehingga mereka memiliki bekal dan pengalaman sebelum terjun ke dunia kerja.

“Saya berharap kunjungan ini dapat meningkatkan kerjasama dan sinergi antara Pertamina dan UNDIP,” ungkap Prof. Tutuk.

Selama kunjungan, mahasiswa dan dosen mendapat pemaparan tentang operasional kilang dari Junior Engineer II DTU Complex, Rifqi Rakhmani Al Farisi. Mereka juga berkesempatan mengunjungi unit dan proses produksi langsung di lapangan, termasuk unit RCC (Residual Catalytic Cracking).

Rifqi menjelaskan bahwa Kilang Balongan memiliki Nelson Complexity Index (NCI) 11.9, tertinggi di antara kilang Pertamina lainnya, yang menandakan kapasitas kilang dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi secara efisien.

Kunjungan diakhiri dengan tour ke fasilitas pengolahan dimana mahasiswa dapat menyaksikan proses produksi unit-unit utama yang menghasilkan produk unggulan Pertamina.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini