Sunday, May 19, 2024
DaerahAbdul Wahab, Penemu Pesawat Pengusir Hama Burung

Abdul Wahab, Penemu Pesawat Pengusir Hama Burung

Indramayu – Banyak petani Indramayu mengeluh hasil panen padinya berkurang akibat hama. Salah satu hama yang suka mengganggu tanaman padi adalah burung.

Burung-burung pengganggu ini kerap diusir dengan petasan mercon. Namun suara bising dan arah petasan sering tak sesuai harapan. Pun begitu biayanya tinggi.

Problema pertanian itu mengganggu pikiran Abdul Wahab, seorang pemuda dari Desa Mundu, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu.

Sebagai pehobi aeromodeling dan lulusan sebuah politeknik di Indramayu, Abdul Wahab tergugah dan menemukan solusinya. Ia kemudian menciptakan pesawat pengusir burung.

“Pada awalnya ada petani yang melihat saya bermain-main pesawat remote control di sawah. Disitulah tercetus ide untuk membuat pesawat pengusir burung,” ungkap Abdul Wahab, sebagaimana dikutip dari SaptaTV, Sabtu (5/8/2023).

Berkat kemampuannya yang didapat dari komunitas aeormodeling, Abdul Wahab akhirnya berhasil menciptakan pesawat pengusir burung.

Pesawat tersebut diberi nama Averefelin. Sebuah pesawat yang memiliki rangka dari polyfoam dengan diberi motor penggerak, antena remote, dan baterai.

Perbedaannya dengan pesawat remote control biasa adalah pada baling-baling yang berbunyi bising. Biasanya pesawat remote control biasa memiliki baling-baling yang anti bising.

“Bunyi ini bersumber dari baling-baling di tengah ini. Ini disengaja agar burung-burung takut dan pergi dari sawah,” ungkap Wahab.

Wahab mengungkapkan metode mengusir burung dengan pesawatnya ini lebih efisien. Hal ini dikarenakan dengan pesawat, penggunanya bisa mengarahkan kemana saja.

Sementara, lanjut Abdul Wahab, hal tersebut tidak bisa dilakukan dengan petasan. Karena arah petasan sering tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Jarak petasan juga tidak terlalu jauh. Beda dengan pesawat ini,” ungkapnya.

Berkat penemuannya ini, Abdul Wahab berhasil menjadi juara I gelaran Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Jawa Barat di Bidang Inovasi Teknologi Tahun 2023. Kini ia sedang bersiap menuju Pemuda Pelopor Tingkat Nasional.

Kini Abdul Wahab kebanjiran pesanan pesawat pengusir burung ini. Menurut pengakuannya, sudah ada sekitar 50 pemesan dengan harga yang bervariasi.

“Harganya berkisar di angka Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Tergantung ukuran dan tingkat kebisingan baling-balingnya,” pungkasnya.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini