Alfamart Bantul Dirampok, Pencuri Jebol Dinding Belakang

0
147

Aksi Pencurian di Alfamart Trimulyo, Bantul

Pada hari Kamis (2/10/2025) pagi sekitar pukul 06.30 WIB, sebuah toko swalayan Alfamart di wilayah Kalurahan Trimulyo, Jetis, Bantul menjadi sasaran aksi pencurian. Kejadian ini diketahui saat karyawan sedang melakukan proses pembukaan toko.

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian tersebut dilakukan oleh pelaku dengan cara memasuki ruang brankas penyimpanan uang melalui lubang yang dibuat di dinding belakang toko. Dinding tersebut terbuat dari batako dan dipotong atau digali oleh pelaku untuk masuk ke dalam ruangan.

Seorang karyawan bernama Arif yang pertama kali membuka toko menemukan bahwa uang dalam laci kasir telah hilang. Ia kemudian melaporkan temuan ini kepada rekan kerjanya dan kepala pengelola toko. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa brankas mengalami kerusakan pada bagian kunci serta terdapat lubang di dinding belakang ruang brankas dengan ukuran sekitar 20 x 30 cm.

Dari lokasi kejadian, polisi menyebut bahwa pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp400 ribu serta empat slop rokok berbagai merek. Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti berupa sebatang kayu sepanjang dua meter yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menggeser arah kamera CCTV agar tidak merekam aktivitasnya.

Ini bukanlah kejadian pertama yang terjadi di lokasi tersebut. Sebelumnya, pada 10 Juli 2025, terjadi aksi serupa di tempat yang sama. Saat itu, pelaku berhasil membawa kabur uang hingga mencapai Rp26,9 juta dengan modus yang sama, yaitu membobol dinding belakang toko.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Tim gabungan telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti untuk proses penyidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai identitas pelaku maupun motif pasti dari tindakan pencurian ini.

Tindakan yang Dilakukan oleh Polisi

Setelah mengetahui adanya kejadian, pihak kepolisian segera turun tangan untuk mengamankan lokasi kejadian. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap seluruh area toko, termasuk memeriksa kamera CCTV yang ada. Meski kamera sempat digeser oleh pelaku, petugas berusaha memperbaiki dan memastikan tidak ada bukti penting yang hilang.

Selain itu, polisi juga meminta keterangan dari para karyawan dan pemilik toko. Proses wawancara ini bertujuan untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang kejadian tersebut. Dengan data yang diperoleh, pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku dan mengembalikan uang serta barang yang hilang.

Langkah Pencegahan di Masa Depan

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya penguatan keamanan di toko-toko yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Beberapa langkah pencegahan bisa dilakukan, seperti memperkuat dinding atau menggunakan bahan bangunan yang lebih tahan terhadap perusakan. Selain itu, pemasangan sistem keamanan tambahan seperti sensor gerak atau alarm juga dapat meningkatkan tingkat keamanan.

Selain itu, pelibatan masyarakat setempat dalam menjaga keamanan lingkungan juga sangat penting. Keterlibatan warga dalam memberikan informasi atau membantu pihak kepolisian dapat mempercepat proses penangkapan pelaku jika terjadi kejadian serupa di masa depan.

Dengan terus meningkatkan kesadaran akan keamanan, diharapkan kejadian seperti ini dapat diminimalisir dan masyarakat merasa lebih aman dalam beraktivitas sehari-hari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini