BERITA TERKINI – 8 SISWA SDN 1 SINDANGSARI KAWALI DIDUGA KERACUNAN SETELAH MAKAN MBG

0
150

Kasus Keracunan Makanan di Sekolah Dasar Ciamis

Beberapa siswa SDN 1 Sindangsari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis kembali menjadi korban dugaan keracunan makanan. Peristiwa ini terjadi setelah para siswa mengonsumsi hidangan yang disediakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (3/10/2025).

Salah satu korban, Dimas, seorang siswa kelas 5, mengungkapkan bahwa makanan yang disajikan menunjukkan tanda-tanda tidak layak dikonsumsi. Ia menyebutkan bahwa puding memiliki aroma yang tidak biasa, sedangkan kacang ijo terasa aneh dan santan tidak berwarna putih seperti biasanya.

Dimas mencoba mencicipi bubur kacang ijo dan roti sebelum merasakan gejala tak nyaman. Tak lama kemudian, ia mulai merasakan pusing, mual, dan kelelahan. Keadaan ini semakin memburuk ketika beberapa temannya juga mengalami gejala serupa. Bahkan, dari kelas 5 hingga kelas 6, banyak siswa yang mengeluhkan kondisi tubuh mereka.

“Saya hampir pingsan di kelas. Akhirnya saya harus bersandar di kursi teman. Untungnya, saya segera dibawa ke UKS dan dicek oleh guru,” cerita Dimas. Ia menambahkan bahwa tidak hanya dirinya sendiri, tetapi ada beberapa teman lain yang juga mengalami gejala serupa.

Hingga berita ini diturunkan, tercatat sekitar delapan siswa yang mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan MBG. Pihak sekolah dan keluarga siswa menunggu penanganan medis yang lebih lanjut dari pihak terkait.

Tindakan yang Dilakukan

Pihak sekolah dan tenaga medis segera melakukan tindakan darurat untuk menangani siswa-siswa yang terkena dampak keracunan. Beberapa siswa telah diperiksa dan diberikan pertolongan pertama. Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi tentang penyebab pasti dari kasus ini.

Para orang tua siswa dan pengelola sekolah berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas makanan yang disediakan dalam program MBG. Mereka menilai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan siswa agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Langkah Evaluasi yang Diharapkan

Beberapa langkah yang diharapkan oleh masyarakat antara lain:

  • Audit kualitas bahan makanan – Memastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam program MBG aman dan sesuai standar.
  • Peningkatan pengawasan – Melibatkan pihak-pihak terkait untuk melakukan pengawasan rutin terhadap proses penyediaan dan distribusi makanan.
  • Koordinasi dengan lembaga kesehatan – Melibatkan dokter atau petugas kesehatan dalam memantau kondisi kesehatan siswa pasca konsumsi makanan MBG.
  • Pelibatan komite sekolah – Melibatkan komite sekolah dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan program MBG.

Dengan adanya evaluasi yang menyeluruh, diharapkan program MBG dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat optimal bagi kesehatan siswa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini