Beranda News Polisi Buru Penipu yang Korbankan Rp58 Juta di Kebon Jeruk

Polisi Buru Penipu yang Korbankan Rp58 Juta di Kebon Jeruk

0
134

Penipuan Bermodus “Sedekah” di Jakarta Barat

Sebuah kejadian penipuan yang dilakukan oleh dua pria komplotan telah menimpa seorang korban di Jalan Panjang Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kejadian ini menyebabkan kerugian hingga sekitar Rp58 juta. Pelaku mengambil berbagai barang milik korban, termasuk satu unit handphone, satu unit laptop, dan satu unit sepeda motor.

Menurut informasi dari Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Ganda, kejadian ini terjadi pada hari Minggu, 28 September 2025. Korban yang berinisial MBA (25) membuat laporan ke polisi setelah kejadian tersebut. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa insiden itu terjadi pada tanggal yang sama.

Proses Penyelidikan dan Pemeriksaan CCTV

Pihak kepolisian juga telah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian untuk membantu proses penyelidikan. Dengan melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara (TKP), petugas berhasil mengumpulkan bukti-bukti penting, termasuk rekaman CCTV yang akan digunakan dalam mencari pelaku.

Korban juga memberikan keterangan melalui media sosial pribadinya. Ia menjelaskan bahwa dua orang pelaku bekerja sama dalam aksi penipuannya. Pelaku pertama mengenakan pakaian religius dan menghentikan korban di tengah jalan. Mereka kemudian berbincang cukup lama, hingga sampai ke topik mengenai orang tua.

Strategi Penipuan dengan Modus Sedekah

Pelaku menasihati korban agar menghormati kedua orang tuanya. Bahkan, ia meminta korban untuk bersedekah sebesar Rp2 ribu sebagai bentuk pengakuan kesalahan kepada orang tua. Korban mengatakan bahwa pelaku berkata, “kalian pada punya uang Rp2.000 enggak.” Ia menjawab, “ada pa.”

Di lokasi tersebut, terdapat pula pengemudi ojek online (ojol) yang juga diajak untuk bersedekah. Namun, korban tidak mengetahui bahwa pengemudi ojol itu adalah rekan pelaku. Pelaku kemudian mengajak korban dan pengemudi ojol untuk bergantian bersedekah ke mushola yang ada di seberang jalan.

Pengambilan Barang oleh Pelaku

Saat korban memasuki mushola, kedua pelaku langsung membawa kabur barang-barang yang dititipkan oleh korban. Korban mengungkapkan bahwa saat ia pergi ke seberang untuk bersedekah, ia menitipkan barang-barangnya ke pengemudi ojol. Saat ia kembali, ia mendengar suara klakson motor yang keras dan segera berlari ke seberang. Ternyata, semua barang-barangnya sudah hilang.

Korban akhirnya menyadari bahwa pelaku merupakan komplotan hipnotis. Ia mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan yang dilakukan oleh para pelaku.

Langkah yang Dilakukan oleh Pihak Kepolisian

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan menangkap mereka. Mereka juga berharap korban dapat memberikan informasi tambahan yang bisa membantu proses penyelidikan. Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan seperti ini.

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan tidak mudah terjebak dalam modus penipuan yang semakin canggih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini