Beranda News Danny Pomanto Tegaskan Loyalitas pada PDIP: Politik adalah Jalan Pengabdian

Danny Pomanto Tegaskan Loyalitas pada PDIP: Politik adalah Jalan Pengabdian

0
81

Kesiapan Danny Pomanto Memimpin PDIP Sulsel

Mantan Wali Kota Makassar dua periode, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, menyatakan kesiapannya untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Selatan apabila dipercaya oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. Pernyataan ini disampaikan Danny setelah mengikuti fit and proper test yang diadakan oleh DPP PDIP di Jakarta.

Danny menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam uji kelayakan merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai kader partai. Ia menyatakan siap memenuhi kepercayaan yang diberikan oleh partai, baik dalam posisi apa pun. “Saya ini orangnya kalau dibutuhkan, saya akan sungguh-sungguh memenuhi kepercayaan itu,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Selain Danny, lima nama lain juga mengikuti uji kelayakan tersebut, yaitu Ketua DPD PDIP Sulsel Andi Ridwan Wittiri, Sekretaris DPD Rudi Pieter Goni, Wakil Ketua Andi Ansari Mangkona, Bendahara Alimuddin, dan Ketua Bappilu Risfayanti Muin.

Fokus pada Kontribusi, Bukan Jabatan

Danny menekankan bahwa jabatan bukan tujuan utamanya. Baginya, politik adalah jalan pengabdian kepada rakyat dan negara. Ia siap menerima tugas apa pun, baik sebagai ketua, sekretaris, atau posisi lain. “Apapun tugasnya, mau ketua, sekretaris, atau posisi lain, saya siap. Karena bagi saya, politik itu jalan pengabdian,” ujarnya.

Danny juga menyebutkan bahwa dirinya memperoleh sekitar 1,6 juta suara saat maju dalam Pilgub Sulsel. Jumlah ini, menurutnya, menunjukkan adanya potensi dukungan elektoral yang bisa dikonsolidasikan untuk memperkuat PDIP di akar rumput.

Pemanggilannya mengikuti uji kelayakan merupakan inisiatif langsung dari DPP, bukan atas usulan struktur daerah. Dalam uji kelayakan selama sekitar 15 menit, Danny hanya ditanya soal kesiapan menjalankan tugas. “Tidak ditanya soal peta politik, cuma ditanya soal kesiapan. Saya jawab, semua siap. Apapun yang diminta partai, saya siap,” katanya.

Proses Seleksi dan Peluang Bagi Figur Nonstruktural

Wakil Ketua PDIP Sulsel, Andi Ansari Mangkona, mengatakan bahwa Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Sulsel dijadwalkan digelar pada pertengahan hingga akhir Oktober 2025, kemungkinan di Hotel Claro Makassar. “Kalau konferda nanti itu tinggal mengesahkan saja. Karena mekanisme di PDIP, ketua DPD ditunjuk langsung oleh DPP berdasarkan hasil fit and proper test dan usulan dari bawah,” kata Ansari.

Ansari menyebut bahwa sebagian besar kader di tingkat PAC dan DPC masih menginginkan Ketua DPD saat ini, Andi Ridwan Wittiri, melanjutkan kepemimpinannya untuk periode keempat. Namun, kehadiran Danny Pomanto dalam proses seleksi dinilai sebagai kejutan politik sekaligus menunjukkan terbukanya peluang bagi figur nonstruktural dalam kepemimpinan partai.

Mekanisme Seleksi yang Transparan

Menurut Ansari, semua kader dan tokoh yang dianggap potensial diberi ruang untuk ikut uji kelayakan. Soal siapa yang ditunjuk, sepenuhnya keputusan DPP. “Semua kader dan tokoh yang dianggap potensial diberi ruang untuk ikut uji kelayakan. Soal siapa yang ditunjuk, sepenuhnya keputusan DPP,” tutup Ansari.


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini