Suasana Haru dan Bangga di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pringsewu
Pada Rabu, 12 November 2025, suasana haru dan bangga menyelimuti kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pringsewu. Para pengurus dan kader partai berlambang pohon beringin itu menggelar acara tasyakuran sebagai ungkapan rasa syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum Presiden ke-2 Republik Indonesia, H. Muhammad Soeharto.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna ini diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPD Partai Golkar Pringsewu, Suherman. Potongan tumpeng pertama kemudian diserahkan kepada Sagang Nainggolan, salah satu tokoh senior dan pengurus berpengaruh di internal Golkar Pringsewu. Momen tersebut disambut tepuk tangan dan yel-yel semangat dari para kader yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir jajaran Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pringsewu seperti Anton Subagyo dan Suyadi, serta para pengurus DPD, ketua PAC (Pimpinan Anak Cabang) dari seluruh kecamatan di Pringsewu, dan tokoh-tokoh masyarakat simpatisan Golkar. Mereka bersama-sama mengenang jasa-jasa besar Soeharto yang dianggap telah meletakkan dasar pembangunan Indonesia modern.
Ketua DPD Partai Golkar Pringsewu, Suherman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menetapkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Ia menyebut, keputusan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi Soeharto yang selama 32 tahun kepemimpinannya berhasil membawa Indonesia menuju masa kejayaan di berbagai sektor.
“Kita patut bersyukur dan berbangga, karena Soeharto bukan hanya Presiden ke-2 Indonesia, tetapi juga sosok bapak pembangunan. Beliau telah meninggalkan warisan luar biasa, mulai dari program Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun), swasembada pangan pada tahun 1984, hingga pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh penjuru negeri,” ujar Suherman dengan penuh semangat.
Menurutnya, Soeharto adalah simbol stabilitas nasional, pembangunan ekonomi, dan kemajuan bangsa. Melalui kepemimpinannya, Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi yang pesat dan dikenal dunia sebagai salah satu negara berkembang paling sukses di Asia pada masanya.
“Bayangkan, di era beliau, Indonesia bisa mencapai swasembada pangan, infrastruktur jalan dan jembatan dibangun secara besar-besaran, pendidikan diperluas, hingga kesejahteraan masyarakat meningkat. Ini bukan hal kecil, dan kita sebagai generasi penerus harus meneruskan semangat beliau untuk membangun negeri,” tambahnya.
Acara tasyakuran yang digelar dengan nuansa kekeluargaan ini juga menjadi ajang refleksi bagi kader Golkar Pringsewu. Mereka sepakat untuk menjadikan momentum penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Soeharto sebagai inspirasi untuk bekerja lebih keras, menjaga solidaritas, dan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah serta memperkuat eksistensi partai di tengah masyarakat.
“Bagi kami di Golkar, Soeharto bukan hanya bagian dari sejarah, tapi juga semangat perjuangan. Beliau mengajarkan bahwa pembangunan harus berkelanjutan dan berpihak kepada rakyat,” tutup Suherman.
DPD Partai Golkar Pringsewu berkomitmen untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan dan pengabdian Soeharto, serta menjadikannya sebagai teladan bagi generasi muda dalam mengabdi untuk bangsa dan negara.



