Penangkapan Dua Kurir Narkoba di Bima
Di wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dua kurir narkoba berhasil ditangkap oleh aparat Polres Bima. Penangkapan ini dilakukan di tepi jalan dengan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 1,052 ons. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/10/25).
Kedua pelaku yang ditangkap adalah RM (21 tahun) dan MI (21 tahun). Keduanya merupakan warga dari Desa Talabiu, Kecamatan Woha, dan Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.
Menurut informasi yang diberikan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo melalui Kasat Narkoba Iptu Fardiansyah, sabu-sabu tersebut dikirim dari Kabupaten Sumbawa untuk diedarkan di wilayah Bima. RM dan MI bertugas menjemput barang haram tersebut dari bus antar-kabupaten.
“Barang bukti disembunyikan di dalam karung beras agar tidak mudah terdeteksi oleh petugas,” ujar Fardiansyah, Kamis (2/10/25).
Pengungkapan kasus ini dimulai dari informasi yang diterima oleh pihak kepolisian. Informasi tersebut menyebutkan adanya kiriman narkoba melalui bus jurusan Sumbawa. Saat kedua kurir mengambil barang tersebut, polisi langsung melakukan penangkapan.
Dari hasil penggeledahan badan dan sekitar lokasi, petugas menemukan satu bungkus lakban putih yang berisi sabu seberat 1,052 ons di dalam karung beras.
Menurut pengakuan RM, barang tersebut dikirim oleh seseorang dari Kabupaten Sumbawa untuk diserahkan kepada penerima di Kecamatan Woha. RM juga mengaku bahwa sebelumnya pernah menerima kiriman serupa dengan upah Rp200 ribu.
“Identitas pihak lain yang disebut RM sudah kami kantongi dan saat ini masih dilakukan pendalaman,” tambah Fardiansyah.
Hingga saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polres Bima. Tujuan utama dari pemeriksaan ini adalah untuk mengungkap seluruh jaringan peredaran narkoba yang terlibat dalam kasus ini.
Proses Penangkapan dan Pengungkapan Jaringan
Penangkapan dua kurir narkoba ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Bima. Selain itu, proses pengungkapan kasus ini dilakukan secara cepat dan efektif berkat informasi yang diperoleh dari masyarakat.
Selama pemeriksaan, polisi juga mencari tahu lebih dalam tentang jaringan yang terlibat dalam pengiriman narkoba. Hal ini penting untuk mengidentifikasi pelaku lain yang mungkin terlibat dalam perdagangan ilegal tersebut.
Upaya Peningkatan Keamanan
Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan di jalur-jalur transportasi umum, terutama di area yang sering digunakan sebagai jalur pengiriman narkoba. Selain itu, polisi juga akan memperkuat kerja sama dengan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Dengan adanya penangkapan ini, diharapkan bisa memberikan efek jera bagi para pelaku narkoba serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar wilayah Bima.



