Thursday, July 25, 2024
DaerahKronologi Terjadinya Ledakan di Gudang Amunisi Ciangsana Bogor

Kronologi Terjadinya Ledakan di Gudang Amunisi Ciangsana Bogor

Bogor – Panglima Kodam Jaya, Mayjen M Hasan, mengklaim bahwa sistem pergudangan yang mengalami kebakaran sudah aman.

Menurutnya ebakaran yang terjadi di Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Peralatan Kodam (Paldam) Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (30/3/2024) malam disebabkan oleh reaksi kimia dari munisi yang sudah kadaluwarsa.

“Kami pastikan bahwa sistem pergudangan di Kodam Jaya ini, di gudang ini sudah sangat aman,” ucap Hasan dalam konferensi pers di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Hasan, sistem pergudangan tersebut sudah sangat aman karena berlokasi di bunker dan dilengkapi dengan tanggul-tanggul di atasnya yang dapat mengamankan apabila terjadi ledakan. Namun, dia mengakui bahwa selongsong munisi masih memungkinkan untuk menyebar secara vertikal.

“Tetapi kami pastikan, prosedur maupun sistem ini sudah dirancang sedemikian rupa sehingga jika terjadi ledakan seperti ini, diperkirakan akan aman,” jelasnya.

Hasan menjelaskan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh munisi yang sudah kadaluwarsa. Gudang munisi nomor 6 yang terbakar berisi munisi-munisi kadaluwarsa yang dikembalikan dari berbagai satuan yang dilayani oleh Kodam Jaya di seluruh wilayah Jakarta.

“Jumlah munisi yang ada di sana berkisar di angka 160 ribu jenis munisi maupun bahan peledak,” ungkapnya.

Menurut Hasan, munisi-munisi tersebut sebenarnya sudah direncanakan untuk dihapuskan sejak awal tahun ini. Namun, proses penghapusan masih berlangsung sehingga munisi-munisi tersebut dikumpulkan terlebih dahulu dan dirapikan.

Hasan memastikan bahwa gudang tersebut tidak memiliki sistem listrik atau sumber api lain yang dapat menyebabkan kebakaran dari luar.

“Di gudang itu tidak ada sistem listrik, tidak ada apapun yang menyebabkan akibat dari luar. Tapi kemungkinan dari ateril dan munisi yang bergesek karena labil jadi menimbulkan asap dan ledakan,” jelasnya.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini