
Wuling Motors, salah satu produsen kendaraan ternama asal Tiongkok, kembali menunjukkan keunggulan mereka dengan meluncurkan produk terbaru mereka, Wuling Darion. Produk ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan pada GIIAS 2025 bulan Juli lalu.
Marketing Operation Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengungkapkan bahwa MPV pintu geser elektrifikasi pertama buatan dalam negeri ini telah memiliki ratusan surat pemesanan kendaraan (SPK). Mayoritas pemesan memilih varian battery electric vehicle (BEV), sementara sisanya memilih plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
“Sejauh ini sudah ada 300 konsumen yang melakukan pre-book untuk BEV dan PHEV,” ujar Ricky saat berada di tengah peluncuran resmi Wuling Cortez Darion di PIK 2, Tangerang, Rabu (5/11/2025).
Wuling Darion dibagi menjadi dua tipe berbeda pada masing-masing varian, yaitu CE dan EX. Namun, hingga saat ini hanya banderol awal yang telah diumumkan oleh perusahaan, yaitu Rp 356 juta untuk varian BEV dan Rp 439 juta untuk varian PHEV.

“Ini harga yang berlaku untuk konsumen yang sudah pesan awal. Kami akan memantau apakah harga tetap sama setelah 1.500 pembeli pertama. Kapan bisa dikirim, bulan ini sudah keluar dan akan langsung diserahkan ke konsumen,” tambah Ricky.
Wakil President Wuling Motors Indonesia, Arif Pramadana, menjelaskan bahwa Wuling Darion dirancang khusus untuk masyarakat Indonesia. Nama Darion merupakan akronim dari “Dari Indonesia”, sekaligus merayakan pencapaian penting perusahaan di Tanah Air.
“Hingga saat ini secara global SGMW telah memproduksi 8 juta unit MPV. Sejak 2017, Wuling telah memproduksi berbagai mobil MPV untuk keluarga Indonesia dan kini sebanyak lebih dari 80 ribu unit telah diterima konsumen,” katanya dalam acara yang sama.
Arif menambahkan bahwa Wuling Darion adalah jawaban dari pabrikan untuk menghadirkan mobil keluarga yang ideal. Dari segi ruang kabin yang lapang, kemudahan akses keluar-masuk, hingga pilihan teknologi ramah lingkungan.

Wuling Darion mengusung bahasa desain elegan. Perbedaan antara dua varian BEV dan PHEV terletak pada fascia depan. Untuk varian BEV, desainnya lebih minimalis, sedangkan untuk PHEV terdapat bentuk grill yang lebih berkarakter.
MPV yang diproduksi di Cikarang ini memiliki dimensi panjang 4.910 mm dan jarak sumbu roda hingga 2.910 mm. Eksteriornya dilengkapi desain lampu depan dan belakang yang disebut sebagai X-shape Design.
Kaki-kaki didukung dengan velg 17-inci untuk kedua varian, baik BEV maupun PHEV. Interior memadukan corak warna kabin Walnut Brown dan Carbon Black pada setiap panel interior hingga kursi penumpang.

Fitur keselamatan yang disematkan mencakup 6 airbags, ISOFIX untuk bangku tambahan anak-anak, AC dengan filter 2,5 HEPA. Selanjutnya, sistem rem Anti-lock Braking System (ABS), EBD, Electronic Stability Control (ESC), EPB, TPMS, dan AVH.
Tidak ketinggalan, terdapat electric sunroof, head unit berukuran 12,8 inci dengan konektivitas ke perangkat pengguna, serta ventilated wireless charger untuk pengisian daya gawai pemilik. Sampai dengan sistem Advanced Driver Assistant System alias ADAS.
Secara teknis, Wuling Darion BEV menawarkan daya tempuh hingga 540 kilometer sekali pengisian daya. Sedangkan untuk versi hibrida PHEV mampu menjelajah hingga lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali isi energi.



