Beranda News PDIP Apresiasi Prabowo dalam Kuatkan Pertahanan TNI Secara Geopolitik

PDIP Apresiasi Prabowo dalam Kuatkan Pertahanan TNI Secara Geopolitik

0
95

PDI Perjuangan Ucapkan Selamat HUT ke-80 TNI

Presiden kelima Republik Indonesia (RI) Megawati Soekarnoputri dan seluruh keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) memberikan ucapan selamat kepada TNI dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, melalui keterangan persnya pada hari Minggu (5/10).

“Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri dan seluruh keluarga besar PDI Perjuangan mengucapkan selamat HUT ke-80 TNI,” ujar Hasto.

Ia menekankan bahwa TNI, yang lahir dari rakyat, telah terbukti menjadi kekuatan yang sangat efektif dalam menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan negara. Menurut Hasto, TNI juga telah menjadi kekuatan penjaga perdamaian dunia yang dihormati di tingkat internasional.

“TNI dalam sejarahnya mampu menjalankan diplomasi pertahanan dengan sangat baik,” kata Hasto, yang merupakan lulusan Universitas Pertahanan (Unhan). Ia menambahkan bahwa postur pertahanan TNI dirancang untuk menjaga amanat konstitusi, yaitu bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa.

“Di sinilah basis konstitusional, mengapa Indonesia begitu aktif menjaga perdamaian dunia,” tambahnya.

Diplomasi pertahanan, menurut Hasto, menyatu dengan pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif. Ia mengapresiasi langkah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam membangun postur pertahanan TNI berdasarkan pandangan geopolitik yang tepat. Sebagai hasilnya, TNI semakin kokoh, modern, dan profesional sambil tetap mempertahankan jati dirinya yang berasal dari rakyat.

Tanggung Jawab Seluruh Komponen Bangsa

Menurut Hasto, isu pertahanan negara bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau militer, tetapi juga seluruh komponen bangsa. Ia menegaskan bahwa hal tersebut berkaitan langsung dengan kelangsungan hidup negeri dan keselamatan bangsa.

“Sebab, berkaitan dengan mati hidupnya negeri dan keselamatan bangsa,” tegas Hasto.

Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antara berbagai pihak dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara. Dengan semangat gotong royong dan kesadaran kolektif, Indonesia dapat memperkuat posisi sebagai negara yang stabil dan berdaulat.

Kekuatan TNI yang Menjadi Contoh

TNI tidak hanya menjadi benteng pertahanan negara, tetapi juga menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam menjaga perdamaian. Keberhasilan TNI dalam menjalankan tugasnya menunjukkan bahwa kekuatan militer yang kuat harus didukung oleh prinsip-prinsip demokratis dan transparan.

Selain itu, TNI juga aktif dalam berbagai operasi perdamaian internasional, seperti misi perdamaian PBB di berbagai wilayah konflik. Hal ini menunjukkan bahwa TNI tidak hanya bertindak sebagai alat kekuatan dalam negeri, tetapi juga sebagai agen perdamaian global.

Masa Depan TNI yang Lebih Baik

Hasto berharap TNI terus berkembang dan meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi tantangan masa depan. Ia menekankan pentingnya investasi dalam pendidikan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia agar TNI tetap menjadi kekuatan yang siap menghadapi ancaman apapun.

“Dengan semangat patriotisme dan dedikasi tinggi, TNI akan tetap menjadi kekuatan yang tangguh dan bisa diandalkan oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Hasto.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini