Pelantikan Gubernur Papua 2025-2030
Presiden Joko Widodo resmi melantik Komjen Pol. (Purn.) Mathius Derek Fakhiri sebagai Gubernur Papua periode 2025-2030. Proses pelantikan berlangsung di Istana Negara pada hari Rabu, 8 Oktober 2025. Pengangkatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 108P Tahun 2025 tentang pemberhentian pejabat gubernur dan pengesahan gubernur serta wakil gubernur Papua masa jabatan 2025-2030.
Pelantikan berjalan dengan khidmat. Setelah pembacaan Keppres, Mathius dan wakilnya Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen membacakan sumpah jabatannya kepada Presiden Joko Widodo.
Profil Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri
Mathius Derek Fakhiri lahir pada tanggal 6 Januari 1968 di Ransiki, Manokwari Selatan. Ia adalah seorang perwira Polri yang lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1990. Mathius merupakan anak dari Letkol Purn Nathalis Yami Fakhiri dan perawat Martha Kabuate. Ia berasal dari suku Awyu dan Inanwatan.
Selain lulus dari Akpol, Mathius juga menempuh pendidikan lanjutan di bidang Brimob pada tahun 1990, kemudian melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) pada tahun 2001. Ia juga mengikuti Sespim Polri pada tahun 2005 dan Sesko TNI pada tahun 2018.
Karier di Kepolisian
Karier Mathius di kepolisian sangat cemerlang. Ia pernah menjabat posisi strategis seperti Wakapolres Jayapura pada tahun 2003; Kapolres Kaimana Polda Papua Barat pada tahun 2005; Kapolres Jayapura pada tahun 2009 hingga Korbrimob Polri pada tahun 2018.
Setelah itu, ia juga menjabat sebagai Wakil Papua Barat pada tahun 2020 dan Wakapolda Papua pada tahun yang sama. Pada masa jabatannya sebagai Kapolda Papua pada tahun 2021, Mathius menyandang pangkat Inspektur Jenderal (Irjen).
Perjalanan Menuju Jabatan Gubernur
Karier Mathius di Polri terakhir adalah sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri pada tahun 2024. Setelah itu, ia mencalonkan diri sebagai calon Gubernur dalam Pilkada 2024. Kini, setelah melalui proses pemilihan, Mathius resmi dilantik sebagai Gubernur Papua periode 2025-2030.
Tantangan dan Harapan
Dengan latar belakang karier di kepolisian yang memadai, Mathius diharapkan mampu menjalankan tugas sebagai Gubernur Papua dengan baik. Dalam beberapa tahun terakhir, Provinsi Papua telah menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah sosial, ekonomi, dan keamanan. Dengan pengalaman di bidang kepolisian, Mathius diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dan berkelanjutan.
Kehadiran Mathius sebagai Gubernur Papua juga diharapkan bisa menjadi titik awal bagi perubahan positif di daerah tersebut. Dengan visi dan misi yang jelas, ia diharapkan mampu membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah pusat dan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua secara keseluruhan.



