Rupiah Menguat di Pembukaan Perdagangan Kamis 20 Agustus 2026

0
9
Rupiah Menguat di Pembukaan Perdagangan Kamis 20 Agustus 2026
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (27/7/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Nilai tukar rupiah (IDR) kembali menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026. Data dari pasar spot exchange pada pukul 09.05 WIB menunjukkan rupiah dibuka menguat 46 poin atau 0,26% ke level Rp 17.794 per dolar AS.

Penguatan ini melanjutkan tren positif rupiah yang pada hari sebelumnya, Rabu (19/8/2026), ditutup menguat 22 poin atau 0,12% ke level Rp 17.840 per dolar AS. Dolar AS sendiri terpantau masih tertekan dan bergerak mendekati level terendah dalam tiga bulan.

Tekanan terhadap dolar AS ini terjadi seiring investor mencermati langkah-langkah yang diumumkan oleh Departemen Keuangan AS. Langkah tersebut bertujuan untuk menenangkan pasar obligasi, yang imbal hasil obligasi tenor panjangnya sempat menyentuh level tertinggi sejak tahun 2007.

Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk melipatgandakan dukungan likuiditas melalui operasi pembelian kembali (buyback) obligasi tenor panjang. Keputusan ini diambil setelah aksi jual besar-besaran di pasar obligasi yang mendorong imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun ke level tertinggi dalam 19 tahun, yaitu di angka 5,337%.

Indeks dolar AS tercatat berada di angka 98,938, mendekati level terendah sejak pertengahan Mei 2026. Sementara itu, mata uang euro diperdagangkan pada $1,1676 per dolar AS, mempertahankan posisinya di level tertinggi sejak akhir Mei.

Mata uang lain yang turut diperdagangkan adalah yen Jepang, yang terakhir berada di level 158,32 per dolar AS, menjauh dari level psikologis 160. Penguatan yen ini terjadi setelah sebagian besar penguatan akibat intervensi bersama pada akhir Juli lalu sempat terkikis.

Poundsterling Inggris berada di posisi $1,3603 per dolar AS, sementara franc Swiss diperdagangkan pada 0,7981 per dolar AS, yang juga mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini