Pengalaman Warga yang Harus Menginap di Stasiun Cikarang
Di tengah kepadatan lalu lintas dan kesibukan masyarakat, sebuah video yang menampilkan banyaknya warga tidur di Stasiun Cikarang, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial. Video tersebut menggambarkan situasi di mana masyarakat harus menginap di “Hotel Darurat” karena ketinggalan kereta komuter arah Jakarta akibat lembur di tempat kerja.
Pada Jumat (21/11/2025), IDN Times mencoba menelusuri kondisi tersebut dan menemukan salah satu orang yang harus menginap di Stasiun Cikarang. Sopyan, seorang warga Jakarta Timur, mengungkapkan bahwa ia harus menunggu hingga pukul 04.00 WIB untuk naik kereta komuter pertama dari Stasiun Cikarang arah Jakarta.
Sudah Dua Kali Menginap di Stasiun Cikarang
Sopyan bercerita bahwa dirinya telah dua kali menginap di Stasiun Cikarang. Pertama pada tahun 2024 dan juga setelah melakukan perjalanan dari Subang. Ia berharap pemerintah dapat mengoperasikan kereta komuter Jabodetabek selama 24 jam. Menurutnya, layanan ini tidak hanya murah tetapi juga mudah diakses oleh siapa pun.
“Harapan saya ya semoga saja KRL bisa 24 jam sih. Soalnya kan KRL udah enak ya, aksesnya gampang. Palingan itu aja sih, bisa (beroperasi) 24 jam,” harapnya.
Ketinggalan Kereta Setelah Interview Kerja

Berbeda dengan Sopyan, Muhammad Kamlaludin yang berusia 19 tahun harus menginap di Stasiun Cikarang lantaran ketinggalan kereta lokal relasi Cikarang – Purwakarta. Menurutnya, kereta terakhir berangkat pada pukul 19.14 WIB, sedangkan dirinya sampai di stasiun pada pukul 19.20 WIB.
Kamlaludin menjelaskan bahwa dirinya tertinggal kereta lokal setelah mengikuti wawancara pekerjaan di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan. Ia bersama kedua temannya harus menunggu di “Hotel Darurat” hingga kereta lokal pertama berangkat pada pukul 05.00 WIB.
“Dari Manggarai (ingin) menuju Cikampek,” jelasnya.
Ia berharap, kereta lokal relasi Cikarang – Purwakarta juga dapat diperbanyak jadwalnya seperti kereta komuter line yang sedang dibahas oleh Kementerian Perhubungan.
Menhub Kaji Operasional KRL 24 Jam

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan siap membuka pembicaraan dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk penerapan layanan KRL 24 jam. Hal ini disampaikan Dudy menanggapi banyaknya pekerja yang menginap di area Stasiun Cikarang demi mengejar kereta pertama. Kondisi tersebut sempat viral di media sosial belakangan ini.
Dudy memastikan, semua saran terkait kebutuhan masyarakat di sektor transportasi ditampung oleh pemerintah. Setelah itu, dikoordinasikan dengan pihak terkait atau dalam hal layanan KRL 24 jam adalah KAI.
“Kan setiap apa yang menjadi keperluan masyarakat kita tampung kemudian kita koordinasikan dengan yang terkait. Kalau soal kereta api, ya kita koordinasi dengan kereta api (KAI),” kata Dudy, Rabu (19/11/2025).



