Tahanan Polres Gowa Dikawinkan di Sel Usai Terlibat Kasus Narkoba

0
135

Pernikahan di Ruang Tahanan Polres Gowa

Di tengah situasi yang tidak biasa, sebuah pernikahan sederhana berlangsung di ruang tahanan Polres Gowa, Sulawesi Selatan. Pasangan kekasih yang kini menjadi tersangka kasus narkoba, yaitu Ahmad Hanafi dan Dewi, resmi dinikahkan dalam acara yang digelar pada hari Kamis. Prosesi akad nikah ini berlangsung dengan penuh kesakralan dan dihadiri oleh keluarga serta sejumlah pejabat dari jajaran Polres setempat.

Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman hadir langsung dalam prosesi tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya memberikan ruang khusus agar proses ijab kabul dapat berjalan lancar. Menurutnya, pernikahan adalah hal yang sangat sakral dan layak didukung, meskipun dalam kondisi yang tidak biasa.

“Kami memfasilitasi karena ijab kabul ini adalah hal yang sangat sakral,” ujar Kapolres Aldy. Ia juga memberikan nasihat kepada pasangan pengantin untuk tidak mengulangi kesalahan mereka di masa depan. Kapolres berharap setelah menikah dan menjalani masa penahanan, keduanya mampu menjalani kehidupan yang lebih baik dan tidak terlibat dalam tindakan serupa lagi.

Setelah proses ijab kabul, pasangan ini resmi menjadi suami istri. Meski demikian, keduanya masih harus menjalani proses hukum terkait kasus narkoba yang menjerat mereka. Sebelumnya, pasangan ini ditangkap karena kedapatan membawa sejumlah paket narkoba jenis sabu di depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Bolagi.

Narkoba tersebut rencananya akan diselundupkan ke dalam Lapas atas pesanan seorang tahanan. Momen pernikahan ini disambut dengan haru oleh orang tua kedua mempelai. Mereka berharap anak-anak mereka dapat menjalani kehidupan rumah tangga yang normal dan bahagia setelah bebas nanti.

“Alhamdulillah, pihak Polres Gowa memberikan fasilitas pernikahan anak kami. Semoga setelah bebas, anak kami mampu menjalani kehidupan rumah tangga secara normal dan bahagia,” ujar perwakilan orang tua pengantin yang enggan disebut namanya.

Prosesi pernikahan ini menunjukkan bahwa meskipun dalam situasi yang tidak biasa, ada kepedulian dan dukungan dari pihak berwenang. Hal ini juga menjadi bukti bahwa pernikahan bisa terjadi di mana saja, bahkan dalam ruang tahanan. Acara ini tidak hanya menjadi momen penting bagi pasangan pengantin, tetapi juga menjadi pelajaran bagi banyak orang tentang pentingnya memperbaiki diri dan menjalani hidup dengan lebih baik.

Pernikahan ini juga menjadi contoh bahwa dalam situasi sulit, ada kekuatan yang bisa mendorong seseorang untuk bangkit dan berubah. Dengan adanya dukungan dari keluarga dan pihak berwenang, diharapkan pasangan ini bisa menjalani kehidupan baru yang lebih baik dan bermakna.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini