JAKARTA – Investor asing tercatat melakukan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 362,6 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/8/2026). Aksi beli terfokus pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Berdasarkan data BEI yang dilansir Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net buy saham BBRI senilai Rp 379,2 miliar, jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volume transaksi mencapai 118,3 juta saham.
Perdagangan saham BBRI di pasar reguler ini terjadi saat harganya menguat. Hingga berita ini ditayangkan, saham BBRI menguat 2,5% ke level Rp 3.220. Dalam sebulan terakhir, saham BBRI telah melesat 6,6%, meskipun secara year to date (ytd) masih terkoreksi 12%.
Data IDX mencatat, total saham BBRI yang ditransaksikan mencapai 185,7 juta saham dengan frekuensi 25,5 ribu kali, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 595,4 miliar.
Tren pembelian oleh asing ini melanjutkan performa pada hari sebelumnya, Kamis (20/8/2026), di mana saham BBRI juga banyak dibeli asing dengan net buy mencapai Rp 292,1 miliar.
CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatannya untuk perdagangan Jumat (21/8/2026) memprediksi target terdekat saham BBRI berada di rentang harga Rp 3.157-Rp 3.173. Harga saat ini diketahui telah melampaui prediksi tersebut.
Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia menyatakan bahwa harga saham BBRI memiliki area support di level Rp 3.073-Rp 3.107.
