Kementan Beri Bantuan Benih dan Alsintan untuk Petani Korban Gempa NTT

0
6
Kementan Beri Bantuan Benih dan Alsintan untuk Petani Korban Gempa NTT
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas truk-truk bantuan pangan untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Labuan Bajo, Rabu (19/8/2026). (Dok. Kementan)

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan serangkaian bantuan untuk para petani yang terdampak langsung oleh gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut meliputi penyediaan benih gratis serta alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diharapkan dapat membantu masyarakat segera kembali berproduksi pascabencana.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pemerintah pusat akan menanggung seluruh biaya perbaikan lahan pertanian dan jaringan irigasi tersier yang mengalami kerusakan akibat gempa. “Seluruh sawah yang rusak, irigasi tersier, kita akan perbaiki. Itu ditanggung pemerintah pusat, kami yang jamin. Jadi diperbaiki sawahnya, dikirim alsintan,” ujar Amran dalam keterangan tertulisnya.

Selain perbaikan infrastruktur pertanian, Kementan juga akan menyediakan benih secara cuma-cuma untuk petani yang lahannya terdampak. Langkah ini diharapkan dapat mengakselerasi pemulihan produksi pertanian di wilayah tersebut.

Amran menginstruksikan seluruh jajaran Kementan untuk menyederhanakan prosedur pengajuan bantuan demi mempercepat pelayanan kepada masyarakat terdampak. Pengajuan bantuan dapat dilakukan melalui pemerintah daerah setempat atau langsung kepada penyuluh pertanian lapangan (PPL). “Cukup PPL. Kita permudah, bypass semua. Itu perintah Bapak Presiden. Jangan persulit rakyat kita yang butuh bantuan,” tegasnya.

Pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan penggantian bagi tanaman perkebunan yang rusak, seperti kopi, kakao, dan kelapa. “Kopi, kakao, kelapa, itu juga kita ganti. Sekarang sudah ada anggarannya. Itu adalah perintah Bapak Presiden,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Amran menegaskan bahwa fokus pemerintah tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat, tetapi juga pada pemulihan mata pencaharian masyarakat. “Pangan, beras, kita jamin. Pemerintah jamin,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini