Memasuki usia ke-48, PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa) berhasil mencatatkan perkembangan positif pada kinerja perusahaan. Hingga Juli 2026, laba setelah pajak yang berhasil dibukukan mencapai Rp71,83 miliar, melampaui target sebesar 156%.
Berdasarkan standar PSAK 117, jasa asuransi bersih perseroan tercatat sebesar Rp147,98 miliar per Juli 2026, dengan hasil bersih mencapai Rp149,24 miliar atau 124,7% dari target yang ditetapkan. Pendapatan jasa asuransi yang dibukukan Asuransi Tripa tercatat sebesar Rp1,03 triliun, menunjukkan pertumbuhan 13,9% secara tahunan (year on year/yoy). Capaian ini juga telah mencapai 111,3% dari target Januari-Juli 2026 yang dipatok sebesar Rp923,56 miliar.
Dari sisi kesehatan keuangan, risk based capital (RBC) Tripa berada di level 144,29% per Juli 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 142,03%, serta berada di atas target perusahaan sebesar 132,23%.
Direktur Utama Tripa, G.C. Koen Yulianto, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Bagi kami, pencapaian ini bukan hanya mengenai angka, tetapi menjadi fondasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan inovasi yang semakin relevan bagi nasabah,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).
Perusahaan mengusung tema ‘Melayani dengan Hati, Tumbuh Bersama Negeri’ untuk merefleksikan semangat bahwa pertumbuhan Tripa harus berjalan beriringan dengan manfaat yang dihadirkan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sejalan dengan momentum pertumbuhan tersebut, rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Tripa juga ditandai dengan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis. Kemitraan ini dijalin bersama PT Bank Hibank Indonesia (Hibank), PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (BPD Kalteng), serta Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bogor.
Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari strategi Tripa untuk memperluas ekosistem bisnis sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai solusi perlindungan asuransi melalui sinergi dengan berbagai mitra strategis. Kerja sama dengan Hibank mencakup pemasaran produk bancassurance untuk asuransi kendaraan bermotor dan asuransi kebakaran.
Tripa juga memperkuat kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (BPD Kalteng) dalam pemasaran produk bancassurance yang meliputi asuransi kendaraan bermotor, asuransi kebakaran, serta asuransi alat berat (Heavy Equipment/HE).
Selain dengan sektor perbankan, Tripa memperluas kolaborasi melalui kerja sama dengan Dekopinda Kota Bogor dalam penyediaan layanan asuransi umum yang mencakup asuransi kebakaran, asuransi kendaraan bermotor, dan personal accident.
Melalui berbagai kolaborasi tersebut, Tripa berharap dapat memperluas jangkauan layanan sekaligus membangun ekosistem bisnis yang semakin kuat dan berkelanjutan. Tidak hanya memperkuat bisnis melalui kolaborasi, HUT ke-48 juga menjadi momentum bagi Tripa untuk memperlihatkan arah transformasi digital perusahaan melalui Soft Launching Website dan mobile apps Tripa.
Website dan mobile apps Tripa dikembangkan sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan pengalaman yang semakin praktis, mudah, dan nyaman bagi nasabah dalam mengakses informasi maupun layanan Tripa. Pengembangan akan terus dilakukan secara bertahap sebelum website dan mobile apps Tripa fully go-live pada akhir tahun 2026.
“Website dan Mobile Apps yang kami perkenalkan hari ini merupakan salah satu langkah menuju pengalaman layanan tersebut dan akan terus kami sempurnakan hingga implementasi secara penuh pada akhir tahun 2026,” ujar Koen.
Transformasi Tripa tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis dan teknologi. Perseroan turut meluncurkan Project 1978 EHKY, sebuah inisiatif strategis dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, adaptif, dan memiliki daya saing di era global.
