BTN Perluas Jangkauan Transaksi Melalui Ekosistem Industri Kopi Nasional

0
5
BTN Perluas Jangkauan Transaksi Melalui Ekosistem Industri Kopi Nasional
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (tengah). (ist)

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) terus mentransformasi bisnisnya untuk mendekatkan diri pada transaksi keseharian masyarakat. Setelah dikenal kuat dalam pembiayaan perumahan, kini bank ini membidik ekosistem industri kopi yang telah menjadi bagian gaya hidup lintas generasi.

Dukungan BTN terhadap Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026, yang akan digelar pada 4-6 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, menjadi wujud nyata langkah tersebut. Acara ini ditargetkan menarik lebih dari 7.500 pengunjung dan 75 brand, dengan potensi transaksi mencapai Rp4 miliar.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menjelaskan bahwa keterlibatan BTN dalam ekosistem kopi merupakan bagian dari strategi Beyond Mortgage. Strategi ini bertujuan memperluas hubungan dengan nasabah setelah kebutuhan kepemilikan rumah mereka terpenuhi.

“KPR tetap jalan dan terus berkembang, tetapi setelah masyarakat memiliki rumah, kebutuhan keluarganya terus berjalan. Ada listrik, air, pendidikan anak, belanja, sampai membeli kopi. Karena itu BTN juga harus hadir dalam transaksi keseharian keluarga,” ungkap Nixon.

Menurut Nixon, industri kopi dipilih karena tidak hanya relevan dengan gaya hidup masyarakat, tetapi juga memiliki mata rantai ekonomi yang panjang. Rantai ini melibatkan petani, pengolah, roaster, distributor, coffee shop, barista, UMKM, hingga konsumen.

“Kopi hari ini bukan sekadar minuman, tetapi sudah menyatu dengan lifestyle. Komunitasnya banyak, ekosistemnya besar, kami melihat market-nya besar, potensinya besar, sangat lokal, dan menyentuh banyak UMKM,” tambah Nixon.

Transformasi ini didukung oleh layanan digital balé by BTN, yang berfungsi sebagai kanal untuk memperbesar transaksi ritel. BTN berkomitmen untuk terus mendampingi nasabah dalam memenuhi berbagai kebutuhan keluarga dan gaya hidup sepanjang siklus kehidupan mereka, tidak hanya terbatas pada saat pemberian KPR.

Kehadiran BTN di ICX juga menjadi upaya perluasan penggunaan balé by BTN pada ekosistem lifestyle. Melalui acara ini, BTN ingin mendorong peningkatan transaksi digital serta memperluas interaksi dengan konsumen dan pelaku usaha di industri kopi.

Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa, mengamini bahwa perkembangan industri kopi semakin erat dengan perubahan gaya hidup, khususnya di kalangan generasi muda.

“Kalau kita lihat tren sekarang, kopi sudah menjadi lifestyle. Banyak Gen Z dan milenial muda yang menjadi target kita. Karena itu dari sisi branding juga harus beradaptasi, bagaimana anak-anak muda bisa ikut pesta kopi bersama. Itu yang kita tuju,” ujar Daryanto.

Daryanto menambahkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan dalam keragaman asal kopi (origin) dan talenta di industri ini. ICX diharapkan dapat mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem kopi, membuka peluang kolaborasi, inovasi, dan usaha yang lebih luas.

Direktur PT Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyatakan bahwa ICX Jakarta dirancang sebagai ruang kolaborasi yang menghubungkan seluruh mata rantai industri kopi. Setelah sukses digelar di Surabaya dan Medan, Jakarta menjadi puncak rangkaian ICX 2026 dengan berbagai agenda, termasuk Indonesia Barista Championship Region 1 – Jakarta, Brew Talks, Coffee Rave Party, hingga Experience Bar.

“Indonesia Coffee Expo Jakarta 2026 kami rancang sebagai ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan seluruh mata rantai industri kopi dalam satu ekosistem. Harapannya, ICX dapat terus menjadi pendorong bagi pertumbuhan industri kopi Indonesia yang semakin kompetitif di tingkat global,” jelas Daswar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini