Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan tren positif pada perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026. Analis memperkirakan IHSG berpotensi menguji level 6.600 jika mampu bertahan di atas garis moving average 100 (MA100).
Phintraco Sekuritas menyatakan bahwa jika momentum penguatan terus berlanjut, IHSG bahkan memiliki peluang untuk menutup gap atau celah harga di level 6.700. Indikator MACD menunjukkan histogram positif yang terus melebar, sementara stochastic RSI bergerak menguat di area pivot. IHSG sendiri ditutup mendekati MA100 dengan volume transaksi yang meningkat.
Sebelumnya, pada Kamis (20/8/2026), IHSG berhasil ditutup menguat 1,68% ke level 5.501,59. Seluruh sektor tercatat berada di zona hijau, dengan sektor barang baku memimpin kenaikan sebesar 3,4%.
Penguatan bursa saham Asia mayoritas didorong oleh sentimen positif dari kenaikan indeks Wall Street dan penurunan imbal hasil surat utang pemerintah Amerika Serikat (US Treasury yield). Kondisi ini terjadi meskipun harga minyak dunia terpantau melanjutkan kenaikan.
Sementara itu, nilai tukar Rupiah pada saat yang sama menguat 0,48% ke level Rp 17.740 per dolar AS, seiring dengan pelemahan dolar Amerika Serikat.
Rekomendasi Saham Pilihan
Di tengah potensi penguatan IHSG, KB Valbury Sekuritas merekomendasikan trading buy terhadap enam saham yang dinilai prospektif. Keenam saham tersebut adalah PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Antam Tbk (ANTM), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).
LSIP
Untuk perdagangan Jumat (21/8/2026), KB Valbury Sekuritas merekomendasikan trading buy saham LSIP yang ditutup pada harga Rp 1.470. Target harga ditetapkan di Rp 1.495, dengan area masuk (entry price) di kisaran Rp 1.435-1.470. Level resistance atau hambatan kenaikan berada di Rp 1.495, sedangkan support atau penopang harga di Rp 1.435. KB Valbury mencantumkan level kewaspadaan di Rp 1.435 dan stop loss atau batas penghentian kerugian di Rp 1.375.
ANTM
Saham PT Antam Tbk (ANTM) juga mendapat rekomendasi trading buy setelah ditutup di Rp 3.140. Target harga berada di Rp 3.170 dengan area masuk Rp 3.110-3.140. Level resistance ANTM tercatat di Rp 3.170 dan support di Rp 3.110. Level kewaspadaan berada di Rp 3.110, sedangkan stop loss ditetapkan di Rp 3.050.
AADI
KB Valbury juga merekomendasikan trading buy saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang ditutup pada harga Rp 9.900. Target harga saham ini berada di Rp 10.125, dengan area masuk Rp 9.725-9.900. Level resistance AADI berada di Rp 10.125 dan support di Rp 9.725. Level kewaspadaan dicantumkan di Rp 9.725, dengan stop loss pada Rp 9.325.
ITMG
Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) direkomendasikan trading buy setelah ditutup pada harga Rp 25.400. KB Valbury menetapkan target harga Rp 26.000 dengan area masuk Rp 25.100-25.400. Level resistance berada di Rp 26.000 dan support di Rp 25.100.
INCO
Selanjutnya, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mendapat rekomendasi trading buy dengan posisi penutupan di Rp 5.250. Target harga ditetapkan di Rp 5.350 dengan area masuk Rp 5.175-5.250. Level resistance INCO berada di Rp 5.350 dan support di Rp 5.175. KB Valbury mencantumkan level kewaspadaan di Rp 5.175 serta stop loss di Rp 5.000.
INTP
Terakhir, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) direkomendasikan trading buy setelah ditutup pada harga Rp 5.550. Target harga saham tersebut berada di Rp 5.775 dengan area masuk Rp 5.475-5.550. Level resistance INTP berada di Rp 5.775 dan support di Rp 5.475. Level kewaspadaan dicantumkan pada Rp 5.475, sedangkan stop loss ditetapkan di Rp 5.175.
