IHSG Dibuka Menguat, Saham BBRI Pimpin Kenaikan

0
9
IHSG Dibuka Menguat, Saham BBRI Pimpin Kenaikan
IHSG. (ilustrasi oleh AI)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali sesi perdagangan Jumat (21/8/2026) dengan positif, dibuka menguat sebesar 18,3 poin atau 0,28% ke level 6.519,8. Pergerakan indeks berada dalam rentang 6.514 hingga 6.531 pada menit-menit awal.

Di tengah penguatan IHSG, saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 menunjukkan kinerja impresif. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi salah satu pendorong utama dengan lonjakan harga saham mencapai 2,55%.

Selain BBRI, sejumlah saham lain turut mencatatkan kenaikan signifikan dan masuk dalam jajaran saham dengan perolehan tertinggi atau top gainers. Antara lain saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) dan PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ).

Data Bursa Efek Indonesia (IDX) mencatat, sebanyak 1.487 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 702,5 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat baru menyentuh 97,1 ribu kali transaksi.

Secara keseluruhan, dari seluruh saham yang diperdagangkan, 286 saham tercatat mengalami kenaikan, 172 saham terkoreksi, dan 505 saham lainnya stagnan.

Saham-saham yang masuk kategori top gainers di awal sesi ini menunjukkan lonjakan harga bervariasi, mulai dari 7% hingga 21%. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) memimpin dengan penguatan 21,89% ke level Rp 4.900, diikuti oleh PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) yang melonjak 17,05% menjadi Rp 1.030.

Saham PT Primadaya Plastisindo Tbk (PDPP) juga melesat 12,9% ke Rp 350, PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) naik 10,9% ke Rp 860, dan PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) menguat 7,25% ke Rp 74.

Prediksi Analis

BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG memiliki peluang untuk terus menguat pada perdagangan hari itu. Perusahaan riset tersebut memperkirakan IHSG akan bergerak dengan level support di 6.440 dan resistance di kisaran 6.515–6.550.

Menurut BRI Danareksa Sekuritas, breakout pada level 6.440 akan menjaga struktur bullish indeks. Namun, investor disarankan tetap mewaspadai potensi aksi jual atau profit taking setelah kenaikan yang signifikan.

Untuk perdagangan Jumat (21/8/2026), BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham kepada investor, yaitu INET, BUMI, dan SSIA.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini