Pelantikan Wakil Menteri Kesehatan yang Berlangsung Khidmat
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) di Istana Kepresidenan pada Rabu, 8 Oktober 2025. Prosesi pelantikan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh sejumlah menteri kabinet serta pejabat tinggi negara lainnya.
Upacara pengambilan sumpah jabatan dimulai dengan pembacaan Keputusan Presiden yang menjadi dasar dari pelantikan Benjamin. Hal ini dilakukan sesaat sebelum prosesi pengambilan sumpah jabatan dimulai. Prosesi tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Wamenkes dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan terkait sektor kesehatan.
Benjamin dilantik beberapa jam setelah dirinya terlihat hadir di Istana Kepresidenan hari ini. Peristiwa ini menunjukkan bahwa ia telah mempersiapkan diri dengan baik untuk mengemban tanggung jawab baru yang diamanahkan kepadanya.
Sebelumnya, Benjamin dikenal sebagai seorang dokter Spesialis Paru. Saat ini, ia masih aktif berpraktek di Rumah Sakit Ibukota. Pengalamannya sebagai dokter spesialis memberikan dasar yang kuat baginya dalam menjalankan tugas sebagai Wamenkes.
Berikut adalah riwayat pendidikan dan karier Benjamin:
- Pendidikan Dasar dan Menengah
- Lulus dari program studi Kedokteran Umum di Universitas Kristen Indonesia.
-
Setelah menyelesaikan pendidikan umum, Benjamin melanjutkan studi spesialisasi di bidang Paru-paru.
-
Studi Spesialisasi Paru
- Menamatkan studi Spesialisasi Paru di Universitas Brawijaya pada tahun 2004.
-
Selama masa studi tersebut, ia memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang penyakit paru-paru, termasuk diagnosis dan pengobatan berbagai kondisi seperti asma, tuberkulosis, dan penyakit pernapasan kronis.
-
Karier Profesional
- Setelah lulus, Benjamin bekerja sebagai dokter spesialis paru di berbagai rumah sakit dan lembaga kesehatan.
- Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan medis, baik secara nasional maupun internasional.
- Meskipun kini menjabat sebagai Wamenkes, Benjamin tetap menjalankan praktek medis di Rumah Sakit Ibukota.
Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang solid, Benjamin diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan sektor kesehatan di Indonesia. Tugasnya sebagai Wamenkes akan menjadi tantangan yang besar, namun dengan dedikasi dan kompetensi yang dimilikinya, ia diyakini mampu menjalankannya dengan baik.



