Kehadiran Presiden Prabowo dalam Peringatan HUT Ke-80 TNI
Presiden Joko Widodo tiba di kompleks Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari Minggu (5/10). Ia hadir sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Dari luar Istana Merdeka Jakarta yang berada di seberang Monas, Presiden terlihat menggunakan mobil Maung putih Garuda. Selama perjalanan melalui Jalan Medan Merdeka Barat, ia menyapa masyarakat dari sunroof mobilnya.
Di belakang mobil Presiden, tampak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamaoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto naik kendaraan taktis Maung dengan kap terbuka. Di urutan terakhir rangkaian, terlihat KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, dan KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono yang menggunakan kendaraan serupa.
Presiden tiba di lapangan upacara Monumen Nasional pada pukul 08.00 WIB dan langsung menuju mimbar kehormatan. Ia disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Setelah Presiden dan rombongan tiba, upacara dimulai dengan mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Rangkaian acara pembukaan HUT TNI ke-80 ditandai dengan penampilan flypass yang menerbangkan bendera Indonesia Merah Putih, bendera Kementerian Pertahanan, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.
Selanjutnya, aksi akrobatik pesawat tempur mewarnai langit Jakarta dengan embusan merah putih juga ditampilkan pada acara pembukaan. Jelang upacara, penampilan drumband dari peserta didik akademi militer mengiringi ribuan pasukan upacara memasuki lapangan acara.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi bertindak sebagai Komandan Upacara HUT Ke-80 TNI kali ini.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menjelaskan bahwa sebanyak 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) ditampilkan dalam acara perayaan HUT ke-80 TNI di Silang Monas, Jakarta Pusat. Ribuan alutsista itu terdiri dari kendaraan taktis, kendaraan artileri, helikopter, pesawat tempur hingga pesawat angkut.
Selain itu, sebanyak 133.480 personel dikerahkan dalam upacara yang terdiri dari prajurit dan masyarakat sipil untuk terlibat dalam hari perayaan. Mereka ditugaskan sebagai peserta upacara, peserta simulasi tempur, pasukan penerjun, pilot tempur maupun pesawat angkut, defile, awak alutsista yang akan berparade, hingga pasukan pengamanan.



