JAKARTA – Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) kembali menunjukkan performa impresif pada sesi I perdagangan Jumat (21/8/2026). Sekitar pukul 09.34 WIB, saham COIN tercatat di level Rp 1.015, melompat 15,34% dari harga sebelumnya.
Perdagangan saham COIN pada hari ini melibatkan 132,9 juta saham yang ditransaksikan sebanyak 22.776 kali, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 138 miliar. Kenaikan ini melanjutkan tren positif saham COIN, setelah pada Kamis (20/8/2026) saham ini juga melonjak 24,82%.
Pada perdagangan sebelumnya, investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp 17,05 miliar pada saham Indokripto Koin Semesta. Kondisi ini memperkuat sentimen positif terhadap pergerakan harga saham perseroan.
BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mengamati bahwa saham COIN berhasil melakukan breakout pada level Rp 986-1.000. Pergerakan ini disertai dengan lonjakan volume perdagangan dan gap-up, yang semakin memperkuat momentum bullish pada saham tersebut.
Menurut analisis BRIDS, sektor derivatif menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan (growth driver) bagi emiten ini. Pendapatan perusahaan pada kuartal II 2026 tercatat naik 6% secara kuartalan (qoq) menjadi Rp 12,1 miliar, meskipun pasar kripto secara umum mengalami koreksi.
“Katalis positif ke depannya meliputi ekspansi CFX & ICC, pertumbuhan transaksi derivatif, penguatan regulasi aset kripto, serta potensi sinergi dengan Arsari Group,” jelas BRIDS dalam catatan analisnya pada Jumat ini.
BRIDS menambahkan bahwa fundamental COIN masih menunjukkan gambaran yang beragam (mixed). Pada paruh pertama 2026, perusahaan masih mencatatkan kerugian sebesar Rp 26 miliar. Oleh karena itu, pertumbuhan volume transaksi dan derivatif menjadi kunci utama bagi kinerja keuangan perusahaan ke depan.
Dari sisi teknikal, BRIDS memperkirakan target harga untuk saham COIN berada di kisaran Rp 1.085 hingga Rp 1.196.
