Beranda News Istana Jamin Isi Kursi Kosong Wamenkeu Usai Anggito Jadi Ketua DK LPS

Istana Jamin Isi Kursi Kosong Wamenkeu Usai Anggito Jadi Ketua DK LPS

0
224

Posisi Wakil Menteri Keuangan Masih Kosong

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang ditinggalkan oleh Anggito Abimanyu setelah dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) belum akan diisi dalam waktu dekat. Menurut Prasetyo, pemerintah telah melakukan koordinasi dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan dua wakil menteri keuangan lainnya yang masih aktif. Hasil koordinasi tersebut menunjukkan bahwa formasi saat ini sudah cukup memadai.

“Sementara tidak. Kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan yang baru, yang performanya cukup meyakinkan dan harapan kita besar kepada beliau. Bersama dengan Wamenkeu dua orang, kita berdiskusi dengan Bapak Presiden juga tentunya, dan dirasa sementara cukup dengan dua Wamenkeu,” ujar Prasetyo usai menghadiri pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Rabu (8/10/2025).

Pelantikan Anggito Sebagai Ketua LPS

Anggito Abimanyu resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 111 P Tahun 2025. Dengan demikian, secara otomatis ia melepaskan jabatannya sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Kini, Kementerian Keuangan akan tetap berjalan di bawah koordinasi Menkeu Purbaya bersama dua wakil menteri lainnya, tanpa adanya pengganti bagi posisi yang ditinggalkan Anggito.

Prasetyo menegaskan bahwa keputusan ini diambil agar fokus kementerian tidak terpecah dengan proses pengisian jabatan baru, sembari memastikan bahwa kinerja Kemenkeu tetap optimal. “Dengan komposisi yang ada sekarang, Presiden yakin Kemenkeu bisa tetap solid dan mampu mengawal kebijakan fiskal serta agenda ekonomi nasional,” tambahnya.

Menkeu Purbaya Siap Mengemban Dua Bidang

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Anggito Abimanyu, yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), kini sepenuhnya akan fokus mengemban tugas barunya. Dengan demikian, Anggito tidak lagi menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).

“Dia tidak Wamen lagi, dia Ketua LPS sekarang. LPS kan gede, jadi jangan dirangkap,” kata Purbaya usai menghadiri pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Purbaya menambahkan, untuk sementara waktu, posisi yang ditinggalkan Anggito akan dirangkap olehnya. Ia menegaskan siap memegang kendali dua bidang sekaligus, yakni pajak dan bea cukai, hingga nantinya ada keputusan resmi terkait pengisian jabatan Wamenkeu.

“Untuk sementara saya pegang dua-duanya, pajak sama bea cukai,” tandas Purbaya.

Peran Kementerian Keuangan Saat Ini

Dengan situasi saat ini, Kementerian Keuangan tetap berjalan dengan stabilitas yang baik. Meski posisi Wamenkeu kosong, koordinasi antara Menkeu dan wakil menteri lainnya terlihat cukup efektif. Hal ini membantu menjaga kelancaran operasional kementerian, termasuk dalam pengelolaan anggaran dan kebijakan fiskal yang menjadi prioritas utama pemerintah.

Selain itu, keputusan untuk tidak segera mengisi jabatan Wamenkeu juga bertujuan untuk menghindari gangguan yang mungkin terjadi selama proses rekrutmen. Dengan begitu, fokus pemerintah dapat tetap tertuju pada isu-isu strategis yang berkaitan dengan perekonomian nasional.

Tantangan dan Harapan

Meskipun posisi Wamenkeu masih kosong, pemerintah tetap optimistis bahwa kinerja Kemenkeu tidak akan terganggu. Dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki oleh Menkeu dan wakil menteri lainnya, diharapkan kebijakan fiskal tetap dapat dijalankan secara efektif.

Di masa mendatang, pemerintah akan terus memantau perkembangan dan memastikan bahwa semua kebijakan yang diterapkan tetap sesuai dengan target dan harapan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik antar lembaga, diharapkan Indonesia dapat terus berkembang secara ekonomi dan sosial.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini