KAI Logistik Express Catat Lonjakan Pengiriman Ritel, Lampaui 2 Juta Paket di Pertengahan 2026

0
6
KAI Logistik Express Catat Lonjakan Pengiriman Ritel, Lampaui 2 Juta Paket di Pertengahan 2026
Dok. KAI Logistik

JAKARTA – PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) melalui layanan KAI Logistik Express mencatat pertumbuhan positif pada bisnis angkutan ritel sepanjang tahun 2026. Hingga Juli 2026, layanan ini telah berhasil melayani lebih dari 2 juta kiriman paket. Total volume pengiriman mencapai sekitar 41.980 ton, yang menunjukkan peningkatan sebesar 15% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu 36.367 ton.

Pertumbuhan ini mengindikasikan adanya peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengiriman yang tidak hanya mudah diakses tetapi juga andal dan mampu menghubungkan berbagai daerah. KAI Logistik Express tidak hanya fokus pada pengiriman paket, tetapi juga melayani berbagai komoditas lain yang esensial bagi masyarakat, termasuk pengiriman hewan peliharaan dan sepeda motor yang menjadi salah satu komoditas utama.

Ferdian Pardosi, VP of Commercial KAI Logistik, menyatakan, “Pertumbuhan angkutan ritel hingga Juli 2026 menjadi salah satu indikator positif bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang mudah diakses dan memiliki jaringan luas terus meningkat. Kami melihat momentum ini sebagai peluang untuk terus memperkuat kualitas layanan sekaligus menghadirkan solusi logistik yang semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan.”

Dalam rincian layanan pengiriman, paket tetap menjadi komoditas dengan volume terbesar, mencapai sekitar 1,78 juta kiriman hingga Juli 2026. Layanan pengiriman hewan peliharaan mencatat sekitar 107 ribu kiriman. Sementara itu, pengiriman sepeda motor mencapai sekitar 88 ribu unit. Volume pengiriman tertinggi untuk sepeda motor tercatat pada Juli 2026, yang turut dipengaruhi oleh peningkatan mobilisasi masyarakat seiring dimulainya tahun ajaran baru di perguruan tinggi.

“Kinerja tersebut juga menandai penguatan segmen kurir memasuki semester II tahun 2026 ini. Momentum peningkatan juga terlihat pada Juli 2026, yang mencatatkan pertumbuhan rata-rata sekitar 15% pada jumlah pengiriman berbagai komoditas utama dibandingkan periode sebelumnya. Tren tersebut memperlihatkan bahwa permintaan terhadap layanan ritel tidak hanya bertumpu pada pengiriman paket, tetapi juga semakin beragam sesuai kebutuhan masyarakat,” lanjut Pardosi dalam keterangan resminya, Kamis (20/8/2026).

Pertumbuhan bisnis angkutan ritel ini sejalan dengan proyeksi industri Courier, Express and Parcel (CEP) di Indonesia. Industri ini diproyeksikan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 7,12% pada periode 2026–2031.

“Pertumbuhan industri kurir memberikan ruang yang besar bagi KAI Logistik untuk terus mengembangkan bisnis angkutan ritel. Keunggulan jaringan kereta api yang menghubungkan berbagai wilayah menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadirkan layanan logistik yang efisien dan terintegrasi. Ke depan, kami akan terus memperkuat konektivitas, kapasitas, serta pengalaman pelanggan agar KALOG Express dapat menjadi bagian dari solusi mobilitas logistik masyarakat,” tutup Ferdian.

Pertumbuhan kinerja, khususnya pada momentum peningkatan di awal semester II, memberikan optimisme bagi KAI Logistik untuk terus memperkuat posisi bisnis angkutan ritelnya. Hal ini sekaligus berkontribusi dalam mendukung ekosistem logistik nasional yang semakin dinamis.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini