Pertamina Berikan Layanan Psikologis dan Logistik untuk Pengungsi Gempa NTT

0
11
Pertamina Berikan Layanan Psikologis dan Logistik untuk Pengungsi Gempa NTT
Pertamina Patra Niaga turut memenuhi kebutuhan pemulihan psikologis bagi anak-anak dan lansia terimbas gempa NTT, selain makanan dan energi. (ist)

Memasuki masa pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebutuhan warga yang mengungsi meluas melampaui makanan dan tempat berlindung. Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga turut hadir memenuhi kebutuhan layanan kesehatan, pemulihan psikologis bagi anak-anak dan lansia, hingga penyediaan tabung LPG Bright Gas untuk dapur umum di Posko Pertamina Patra Niaga, Barang Kolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di sejumlah titik pengungsian, termasuk Desa Mekendetung, Desa Blatatatin, dan Desa Habi. Bantuan tersebut meliputi distribusi air bersih serta logistik seperti mi instan, air minum, tenda pengungsian, dan beras. Di posko, tim medis Pertamina Patra Niaga melalui regional Jatimbalinus juga memberikan layanan kesehatan dan psychological first aid (PFA) bagi anak-anak dan lansia untuk mendukung proses pemulihan pascabencana.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto, didampingi Corporate Secretary PT Pertamina Arya Dwi Paramita dan Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, mengunjungi langsung posko pada Kamis (20/8). Kunjungan ini bertujuan untuk bertemu masyarakat terdampak dan meninjau layanan bagi pengungsi yang dijalankan bersama tenaga medis, psikolog, Polri, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta berbagai pihak lainnya di lapangan.

Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa dukungan yang diberikan di posko disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat selama masa pengungsian. Selain bantuan kebutuhan sehari-hari, terdapat pula layanan yang dirancang untuk membantu masyarakat menjalani masa pemulihan.

“Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan sembako dan obat-obatan, serta menyiagakan empat dokter dan tenaga medis untuk layanan kesehatan. Bagi anak-anak dan lansia, kami juga menyediakan psychological first aid agar tidak mendapatkan trauma berkepanjangan atas bencana yang ada,” kata dia, Jumat (21/6/2026).

Roberth menambahkan, kebutuhan pengungsi akan terus dipantau untuk memastikan dukungan yang diberikan dapat menyesuaikan kondisi yang ada. Pertamina Patra Niaga juga berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, BPBD, Polri, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.

“Ke depan kami akan tetap memantau kebutuhan masyarakat, termasuk apabila diperlukan penambahan tenda, selimut, makanan maupun kebutuhan lainnya. Keselamatan Perwira Pertamina Patra Niaga sebagai relawan dan masyarakat di lokasi juga menjadi perhatian kami selama memberikan bantuan,” tambahnya.

Bantuan dan layanan di posko dirasakan langsung oleh Aryani, salah satu pengungsi yang telah berada di lokasi bersama anaknya sejak hari pertama pascabencana. Ia menilai kegiatan bagi anak-anak dan layanan pemeriksaan kesehatan di posko sangat membantu warga menjalani hari-hari pascagempa.

“Alhamdulillah, bantuannya luar biasa untuk kami para pengungsi mulai dari hari pertama sampai hari ini. Bantuan tersebut meringankan beban kami, apalagi perasaan kami yang sudah terguncang dengan gempa. Untuk anak-anak juga ada bantuan. Lalu barusan di posko ini ada kegiatan menggambar untuk anak-anak,” ungkap Aryani.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini