Sunday, May 19, 2024
DaerahKanker Serviks di Indramayu Capai 85 Kasus

Kanker Serviks di Indramayu Capai 85 Kasus

Indramayu – Masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Indramayu, penyakit kanker terus menempati posisi utama dalam daftar masalah kesehatan masyarakat.

Menurut data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, kanker payudara dan kanker serviks (leher rahim) menjadi jenis kanker yang paling umum terjadi.

Dilansir dari data tersebut, jumlah kasus kanker payudara mencapai 340 kasus, sementara kasus kanker serviks mencapai 85 kasus.

Angka ini menunjukkan bahwa kanker tetap menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama kaum perempuan di Indramayu.

Dalam menghadapi tantangan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu (Pemkab Indramayu) terus memperkuat langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini terhadap kedua jenis kanker ini.

Bupati Indramayu, Nina Agustina, menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam upaya mengurangi angka kasus kanker dan meningkatkan kesadaran akan deteksi dini penyakit ini.

“Dalam Workshop Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Serviks yang diselenggarakan di Hotel Grand Trisula, kami menggarisbawahi pentingnya peran setiap stakeholder dalam mengatasi masalah ini,” kata Bupati Nina Agustina, dalam sebuah workshop yang digelar Dinas Kesehatan Indramayu, Selasa (23/4/2024).

Bupati Nina menambahkan bahwa saat ini telah tersedia metode deteksi yang semakin canggih, seperti tes IVA yang dapat dilakukan di Puskesmas.

Hal ini membuka peluang bagi masyarakat untuk mendeteksi penyakit kanker secara lebih cepat dan akurat.

“Dengan peningkatan edukasi melalui workshop ini, diharapkan masyarakat akan lebih sadar akan bahaya kanker dan pentingnya deteksi dini,” tambah Bupati Nina.

Selain itu, Bupati juga memberikan dukungan moral kepada para penyintas kanker di Indramayu. Dia mendorong agar mereka tetap semangat dalam menjalani proses pengobatan dan diberikan kekuatan dalam menghadapi tantangan kesehatan mereka.

Kegiatan workshop ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk para kepala Puskesmas, pengurus PKK, penyintas kanker, dan tokoh masyarakat lainnya.

Ini menunjukkan komitmen bersama untuk mengatasi masalah kanker dan meningkatkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Indramayu.

Ikuti berita dan informasi terbaru Reformasi.co.id di Google News.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terkini